Tugas 2 (Penalaran Induktif)

1. Apa yang dimaksud Penalaran Induktif ?

Jawab :

penalaran yang diambil dari beberapa contoh tertentu lalu di pilah-pilah sehingga diambilah suatu kesimpulan secara umum. Penalaran ini di maksudkan untuk memudahkan suatu masalah-masalah tertentu sehingga yang nantinya pengambilan kesimpulan tersebut dapat digunakan pada masalah lain yang sejenis.Bagaimana penalaran induktif ini bekerja yaitu walaupun beberapa premis yang diambil kesimpulannya sah dan juga terbukti, maka kesimpulannya belum tentu dapat di anggap benar, tetapi kesimpulan yang diambil mempunyai probabilitas yang nantinya dapat dikatakan benar.

Pustaka:  :
Bakhtiar, Amsal, Prof. Dr. , Filsafat Ilmu, Rajawali Press, Jakarta, 2004

2. Sebutkan macam-macam penalaran induktif ?

Jawab :

a. Hubungan Kausal :

Hubungan keterkaitan atau ketergantungan dari dua realitas, konsep, gagaasan, ide, atau permasalahan. Suatu kegiatan tidak dapat mengalami suatu akibat tanpa disertai sebab, atau sebaliknya suatu kegiatan tidak dapat menunjukkan suatu sebab bila belum mengalami akibat.

Contoh :

  • Akibat – Sebab : Andi mendapat nilai IPK 3,8, karena ia selalu rajin mengikuti perkuliahan, latihan mengerjakan soal, dan membaca buku.

Penjelasan:

Pada contoh diatas, dimana terdapat akibat, yakni andi mendapatkan nilai 3,8 dan sebab yaitu rajin mengikuti perkuliahan, latihan mengerjakan soal dan membaca buku.

  • Sebab – Akibat : Adik sudah siap berangkat ke sekolah, oleh karena itu saya harus bersiap untuk mengantarkannya.

Penjelasan:

Pada contoh diatas, dimana terdapat sebab, yakni adik sudah siap berangkat ke sekolah dan akibat yaitu saya harus bersiap untuk mengantarkannya.

b. Hubungan Analogi :

Adalah hubungan yang mempunyai ciri – ciri sebagai berikut:

  • Sesuatu yang sama dalam bentuk, susunan, atau fungsi, tetapi berlainan asal-usulnya sehingga tidak ada hubungan kekerabatan.
  • Kesepadanan antara bentuk bahasa yang menjadi dasar terjadinya bentuk lain.
  • Menyamakan 2 hal yang berbeda, dan mencari persamaannya untuk meramalkan sesuatu.
  • Kesamaan sebagian ciri antara dua benda atau hal yang dapat dipakai untuk dasar perbandingan.

Contoh :

  1. Ani selalu rajin mengikuti perkuliahan, membaca buku dan latihan mengerjakan tugas yang di berikan oleh dosennya, sehingga dia mendapat IPK 3,8
  2. Brendi jarang masuk kelas untuk mengikuti perkuliahan, jarang membaca buku, dan tidak pernah mengerjakan tugas yang di berikan oleh dosen, sehingga IPK nya hanya 2,0

Dari contoh di atas, dapat di simpulkan bahwa itu merupakan suatu contoh analogi, yakni membandingkan 2 hal untuk menentukan kebenarannya.

c. Hubungan Klasifikasi :

Adalah hubungan yang berkaitan dan sering kali digunakan atau dipertukarkan dengan taksonomi.

Contoh:

Diterapkan pada seorang dokter, yakni dokter mengidentifikasi penyakit pasiennya, lalu ia menyimpulkannya.

3. Berikan contoh aplikasi Penalaran Induktif ?

Jawab :

Kelinci mempunyai hidung, kuda mempunyai hidung dan kucing juga mempunyai hidung, jadi setiap hewan mempunyai hidung.

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s