<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Gatot Harry Wibisono&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://gakpunyablog.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://gakpunyablog.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Mon, 30 Jan 2012 00:31:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='gakpunyablog.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Gatot Harry Wibisono&#039;s Blog</title>
		<link>http://gakpunyablog.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://gakpunyablog.wordpress.com/osd.xml" title="Gatot Harry Wibisono&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://gakpunyablog.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Pengertian Keamanan Komputer</title>
		<link>http://gakpunyablog.wordpress.com/2011/06/02/pengertian-keamanan-komputer/</link>
		<comments>http://gakpunyablog.wordpress.com/2011/06/02/pengertian-keamanan-komputer/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Jun 2011 05:51:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gatotharrywibisono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Etika dan Profesi]]></category>
		<category><![CDATA[Tugas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gakpunyablog.wordpress.com/?p=116</guid>
		<description><![CDATA[&#62;&#62; Pengertian Keamanan Komputer Menurut John D. Howard dalam bukunya “An Analysis of security incidents on the internet” menyatakan bahwa : Keamanan komputer adalah tindakan pencegahan dari serangan pengguna komputer atau pengakses jaringan yang tidak bertanggung jawab. Menurut Gollmann pada tahun 1999 dalam bukunya “Computer Security” menyatakan bahwa: Keamanan komputer adalah berhubungan dengan pencegahan diri [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gakpunyablog.wordpress.com&amp;blog=7308504&amp;post=116&amp;subd=gakpunyablog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">&gt;&gt; Pengertian Keamanan Komputer<br />
Menurut John D. Howard dalam bukunya “An Analysis of security incidents on the internet” menyatakan bahwa :</p>
<p style="text-align:justify;">Keamanan komputer adalah tindakan pencegahan dari serangan pengguna komputer atau pengakses jaringan yang tidak bertanggung jawab.</p>
<p style="text-align:justify;">Menurut Gollmann pada tahun 1999 dalam bukunya “Computer Security” menyatakan bahwa:</p>
<p style="text-align:justify;">Keamanan komputer adalah berhubungan dengan pencegahan diri dan deteksi terhadap tindakan pengganggu yang tidak dikenali dalam system komputer.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam keamanan sistem komputer yang perlu kita lakukan adalah untuk mempersulit orang lain untuk mengganggu sistem yang kita pakai, baik itu kita menggunakan komputer yang sifatnya stand alone, jaringan local maupun jaringan global. Kita harus memastikan system bisa berjalan dengan baik dan kondusif, selain itu program aplikasinya masih bisa dipakai tanpa ada masalah.<br />
<span id="more-116"></span></p>
<p style="text-align:justify;">&gt;&gt; Beberapa hal yang menjadikan kejahatan komputer terus terjadi dan cenderung meningkat adalah sebagai berikut :</p>
<p style="text-align:justify;">Meningkatnya pengguna komputer dan internet<br />
Banyaknya software yang pada awalnya digunakan untuk melakukan audit sebuah system dengan cara mencari kelemahan dan celah yang mungkin ada disalahgunakan untuk melakukan scanning system orang lain.<br />
Banyaknya software-software untuk melakukan probe dan penyusupan yang tersedia di Internet dan bisa di download secara gratis.<br />
Meningkatnya kemampuan pengguna komputer dan internet<br />
Desentralisasi server sehingga lebih banyak system yang harus ditangani, sementara SDM terbatas.<br />
Kurangnya huku yang mengatur kejahatan komputer.<br />
Semakin banyaknya perusahaan yang menghubungkan jaringan LAN mereka ke Internet.<br />
Meningkatnya aplikasi bisnis yang menggunakan internet.<br />
Banyaknya software yang mempunyai kelemahan (bugs).</p>
<p style="text-align:justify;">&gt;&gt; Ada beberapa hal yang bisa menjawab pertanyaan mengapa kita perlu mengamankan sistem komputer, antara lain :</p>
<p style="text-align:justify;">Menghindari resiko penyusupan, kita harus memastikan bahwa system tidak kemasukaan penyusup yang bisa membaca, menulis dan menjalankan program-program yang bisa mengganggu atau menghancurkan system kita.<br />
Mengurangi resiko ancaman, hal ini biasa berlaku di institusi dan perusahaan swasta. Ada beberapa macam penyusup yang bisa menyerang system yang kita miliki.<br />
Melindungi system dari kerentanan, keretanan akan menjadikan system kita berpotensi untuk memberikan akses yang tidak diizinkan bagi orang lain yang tidak berhak.<br />
Melindungi system dari gangguan alam seperti petir dan lain-lainnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Melihat dari point-point di atas, sebenarnya kenapa kita perlu menjaga keamanan komputer adalah untuk menjaga informasi, karena informasi sudah menjadi komoditi yang sangat penting. Bahkan ada yang mengatakan bahwa kita sudah berada disebuah “Information based society”. Kemampuan untuk mengakses dan menyediakan informasi secara cepat dan akurat menjadi sangat esensial bagi sebuah organisasi, baik yang berupa organisasi komersial (perusahaan), perguruan tinggi, lembaga pemerintahan, maupun individual.</p>
<p style="text-align:justify;">&gt;&gt; Aspek-aspek keamanan komputer :<br />
Inti dari keamanan komputer adalah melindungi komputer dan jaringannya dengan tujuan mengamankan informasi yang berada di dalamnya. Keamanan komputer sendiri meliputi beberapa aspek , antara lain :</p>
<p style="text-align:justify;">Privacy, adalah sesuatu yang bersifat rahasia (private). Intinya adalah pencegahan agar informasi tersebut tidak diakses oleh orang yang tidak berhak. Contohnya adalah email atau file-file lain yang tidak boleh dibaca orang lain meskipun oleh administrator. Pencegahan yang mungkin dilakukan adalah dengan menggunakan teknologi enksripsi, jadi hanya pemilik informasi yang dapat mengetahui informasi yang sesungguhnya.<br />
Confidentiality, merupakan data yang diberikan ke pihak lain untuk tujuan khusus tetapi tetap dijaga penyebarannya. Contohnya data yang bersifat pribadi seperti : nama, alamat, no ktp, telpon dan sebagainya. Confidentiality akan terlihat apabila diminta untuk membuktikan kejahatan seseorang, apakah pemegang informasi akan memberikan infomasinya kepada orang yang memintanya atau menjaga klientnya.<br />
Integrity, penekanannya adalah sebuah informasi tidak boleh diubah kecuali oleh pemilik informasi. Terkadang data yang telah terenskripsipun tidak terjaga integritasnya karena ada kemungkinan chpertext dari enkripsi tersebut berubah. Contoh : Penyerangan Integritas ketika sebuah email dikirimkan ditengah jalan disadap dan diganti isinya, sehingga email yang sampai ketujuan sudah berubah.<br />
Autentication, ini akan dilakukan sewaktu user login dengan menggunakan nama user dan passwordnya, apakah cocok atau tidak, jika cocok diterima dan tidak akan ditolak. Ini biasanya berhubungan dengan hak akses seseorang, apakah dia pengakses yang sah atau tidak.<br />
Availability, aspek ini berkaitan dengan apakah sebuah data tersedia saat dibutuhkan/diperlukan. Apabila sebuah data atau informasi terlalu ketat pengamanannya akan menyulitkan dalam akses data tersebut. Disamping itu akses yang lambat juga menghambat terpenuhnya aspe availability. Serangan yang sering dilakukan pada aspek ini adalah denial of service (DoS), yaitu penggagalan service sewaktu adanya permintaan data sehingga komputer tidak bisa melayaninya. Contoh lain dari denial of service ini adalah mengirimkan request yang berlebihan sehingga menyebabkan komputer tidak bisa lagi menampung beban tersebut dan akhirnya komputer down.</p>
<p style="text-align:justify;">&gt;&gt; Beberapa contoh kegiatan yang dapat dilakukan untuk merencanakan keamanan komputer :</p>
<p style="text-align:justify;">Hitung kerugian apabila system infomasi kita tidak bekerja selama 1 jam, selama 1 hari, 1 minggu, dan 1 bulan. (Bayangkan server detik.com tidak dapat diakses selama beberapa hari. Setiap hari dia mendapat kerugian berapa juta.<br />
Hitung kerugian apabila ada kesalahan informasi (data) pada system informasi yang kita miliki. Contohnya WEB kita mengumumkan harga sebuah barang yang berbeda dengan harga yang ada di toko kita.<br />
Hitung kerugian apabila ada data yang hilang, misalnya berapa kerugian yang diderita apabila daftar customer dan invoice hilang dari system kita dan berapa biaya rekonstruksinya kembali.<br />
Apakah nama baik perusahaan anda merupakan sebuah hal yang harus dilindungi? Bayangkan bila sebuah bank terkenal dengan rentannya pengamanan data-datanya, bolak balik terjadi security incidents. Tentu mengakibatkan banyak nasabah pindah ke bank lain karena takut akan keamanan uangnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Sumber: http://jupren.blogspot.com/2009/03/keamanan-komputer.html</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gakpunyablog.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gakpunyablog.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gakpunyablog.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gakpunyablog.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gakpunyablog.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gakpunyablog.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gakpunyablog.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gakpunyablog.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gakpunyablog.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gakpunyablog.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gakpunyablog.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gakpunyablog.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gakpunyablog.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gakpunyablog.wordpress.com/116/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gakpunyablog.wordpress.com&amp;blog=7308504&amp;post=116&amp;subd=gakpunyablog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gakpunyablog.wordpress.com/2011/06/02/pengertian-keamanan-komputer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5f34058b783c678c6c16ebea5c534b38?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gatot harry wibisono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pengertian Plagiat</title>
		<link>http://gakpunyablog.wordpress.com/2011/06/02/pengertian-plagiat/</link>
		<comments>http://gakpunyablog.wordpress.com/2011/06/02/pengertian-plagiat/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Jun 2011 05:46:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gatotharrywibisono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Etika dan Profesi]]></category>
		<category><![CDATA[Tugas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gakpunyablog.wordpress.com/?p=112</guid>
		<description><![CDATA[Plagiarisme, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, ialah penjiplakan yang melanggar hak cipta, yaitu hak seseorang atas hasil penemuannya yang dilindungi oleh undang-undang. Plagiat adalah pengambilan karangan (pendapat dsb) orang lain dan menjadikannya seolah-olah karangan / pendapat sendiri, misalnya menerbitkan karya tulis orang lain atas nama dirinya sendiri. Orang yang melakukan plagiat disebut plagiator atau penjiplak. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gakpunyablog.wordpress.com&amp;blog=7308504&amp;post=112&amp;subd=gakpunyablog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Plagiarisme, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, ialah penjiplakan yang melanggar hak cipta, yaitu hak seseorang atas hasil penemuannya yang dilindungi oleh undang-undang. Plagiat adalah pengambilan karangan (pendapat dsb) orang lain dan menjadikannya seolah-olah karangan / pendapat sendiri, misalnya menerbitkan karya tulis orang lain atas nama dirinya sendiri. Orang yang melakukan plagiat disebut plagiator atau penjiplak.</p>
<p style="text-align:justify;">Dengan merujuk pada pengertian-pengertian di atas, maka sebenarnya hampir setiap hari kita menyaksikan plagiarisme, plagiat dan plagiator, baik yang sengaja maupun yang tidak. Para ‘pakar’ dalam berbagai bidang tidak jarang melontarkan pendapat yang sebenarnya merupakan hasil penelitian atau pendapat orang lain sebelumnya untuk menganalisis atau menjelaskan suatu topik aktual di bidang tertentu. Pada umumnya mereka ‘malas’ menjelaskan bahwa analisis atau pendapat itu berasal dari orang lain dan mereka hanya sekedar mengulangi atau meminjam pendapat tersebut. Demikian juga seorang pejabat yang membuka suatu pertemuan ilmiah, bisa mengambil secara tak sengaja pendapat orang lain. Hal itu dapat terjadi, misalnya, apabila konsep sambutan tersebut dibuat oleh orang lain (staf yang dia tunjuk untuk itu), yang barangkali kurang faham akan tatakrama pengutipan pendapat orang lain. Dalam keseharian para peneliti di lingkungannya, plagiarisme bisa terjadi di antara sesama mereka, misalnya melalui diskusi yang bisa melahirkan gagasan-gagasan asli dari seseorang tetapi gagasan-gagasan itu kemudian menjadi ‘milik bersama’ atau milik seseorang yang sebenarnya tidak berhak.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-112"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Dalam tesis-tesis S2 dan S3, pada bagian depan, berdekatan / berdampingan dengan halaman “Acknowledgement” dan “Abstract” biasanya ada halaman deklarasi (declaration page) yang berisikan pernyataan keaslian / orisinalitas dari tesis tersebut, serta pernyataan bahwa tesis tersebut belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Bunyi deklarasi tersebut adalah sebagai berikut:</p>
<p style="text-align:justify;">This thesis contains no material which has been accepted for the award of any other degree in any university and, to the best of my knowledge and belief, contains no material previously published or written by another person, except where due reference is made in the text.</p>
<p style="text-align:justify;">Deklarasi dari penulis tesis merupakan jaminan bahwa yang bersangkutan dalam menyusun tesisnya telah berusaha maksimal (“… to the best of my knowledge and belief…”) melacak berbagai tesis-tesis sebelumnya, termasuk literatur-literatur ilmiah lainnya untuk memastikan bahwa tesisnya adalah orisinal. Pengutipan atau perujukan terhadap karya-karya tulis ilmiah dimungkin sejauh hal itu relevan (… except where due reference is made in the text.”)</p>
<p style="text-align:justify;">Jurnal-jurnal ilmiah juga mempersyaratkan setiap karya tulis yang akan dipublikasikan harus asli dan tidak pernah dipublikasikan sebelumnya. Persyaratan tentang hal ini biasanya diberikan pada halaman “instruksi untuk penulis” (Instructions to Authors) dari jurnal tersebut. Untuk memperkecil kemungkinan (jadi tidak menghilangkan samasekali kemunginan) terjadinya praktek plagiat dalam karya tulis ilmiah, selain melalui penyunting, naskah yang akan dipublikasikan masih perlu melalui penyaringan para penilai. Apabila karya plagiat masih lolos melalui saringan ini, masih ada saringan terakhir, yaitu para pembaca dari karya tulis itu sendiri, walaupun hal itu terjadi setelah publikasi dari karya tulis tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Plagiarisme atau plagiat dapat terjadi karena tak disengaja, misalnya karena kurang memahami tatakrama pengutipan atau perujukan gagasan atau pendapat orang lain, atau bisa juga karena keterbatasan pelacakan sumber-sumber informasi dari literatur-literatur ilmiah. Oleh sebab itu, setiap penulis harus berusaha maksimal untuk memastikan bahwa karya tulisnya bukan buah karya orang lain.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam karya tulis penelitian banyak informasi dan gagasan-gagasan dari kerja peneliti lain (yang terdahulu) dimasukkan ke dalamnya. Tujuan pemasukan informasi dan gagasan-gagasan dari karya tulis peneliti lain, sebagaimana diuraikan sebelumnya adalah untuk melakukan tinjauan atas hasil-hasil yang telah dicapai sebelumnya, sekaligus untuk menyoroti kelemahan-kelemahan yang ditemukan. Atau sebaliknya, pemasukan tersebut bermaksud untuk memperkukuh pernyataan atau gagasan itu dengan membeberkan sejumlah bukti-bukti ilmiah yang baru dari hasil penelitian yang dilakukan. Semua gagasan dan pendapat yang dirujuk itu harus ditampilkan dengan jelas dalam tulisan sehingga mereka terlihat sebagai karya orang lain dan bukan karya sendiri.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam karya tulis ilmiah, informasi atau karya orang lain yang dirujuk tidak hanya muncul dalam bentuk kalimat biasa tetapi juga dalam bentuk rumus matematik, angka-angka yang dituangkan dalam tabel-tabel, gambar atau foto-foto.</p>
<p style="text-align:justify;">Hal lain yang harus dicamkan ialah agar informasi atau gagasan-gagasan orang lain yang dimasukkan dalam karya tulis yang akan dibuat harus tepat seperti yang dimaksudkan pemilik gagasan asli. Dengan kata lain, penulis jangan salah mengartikan pendapat orang lain yang akan dimasukkan dalam karya tulisnya. Untuk menghindari hal itu, sebelum merujuk gagasan atau pendapat tersebut, si peneliti harus terlebih dahulu memahami betul arti dari pernyataan atau tulisan penulis aslinya, kalau perlu dengan membacanya berulang-ulang atau dengan mendiskusikannya dengan rekan lain yang mengerti masalah itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Semua ide atau pendapat dari peneliti lain yang dimasukkan dalam karya tulis seharusnya disebutkan sumbernya dan disebutkan kontributornya. Apabila hal itu tidak dilakukan maka penulis karya tulis tersebut dapat dicap melakukan tindakan plagiat.</p>
<p style="text-align:justify;">Selain gagasan dan pendapat dalam bentuk tulisan, ada juga gagasan dan pendapat dalam bentuk lisan. Misalnya, seorang penulis berdiskusi dengan ahli di bidang tertentu untuk mendapatkan informasi atau gagasan yang bermanfaat dari ahli tersebut. Apabila informasi atau gagasan itu dimunculkan dalam karya tulisnya, penulis tersebut harus menghargai dan mengakuinya dengan mencantumkannya sebagai komunikasi pribadi (private communication) pada daftar pustaka / referensi dari karya tulis tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Plagiarisme tidak begitu gampang dihindarkan, terlebih dalam dunia penelitian yang semakin kompetitif saat ini. Dalam diskusi antar kolega yang melibatkan sejumlah peneliti, ide-ide segar bisa saja muncul yang mungkin tidak kita sadari nilai strategisnya saat itu. Barangkali beberapa bulan atau beberapa tahun kemudian bisa saja salah seorang dari teman diskusi tadi diam-diam mengembangkan ide yang dilontarkan itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Kini sudah menjadi kebiasaan, pelamar suatu posisi penelitian diharuskan menulis proposal penelitian yang kelak akan dia coba realisasikan apabila posisi itu diraihnya. Bayangkan apabila ada seratus orang pelamar posisi itu. Perekrut secara ‘gratis’ mendapat 100 (seratus) ide penelitian yang beberapa di antaranya mungkin sangat menjanjikan…</p>
<p style="text-align:justify;">Anda (pembaca arikel ini) mungkin pernah menjadi pelaku plagiarisme atau plagiat, sengaja atau tidak. Anda mungkin juga pernah menjadi korban praktek tak terpuji ini. Tulisan singkat ini mencoba memancing diskusi ringan … (e.halawa*)</p>
<p style="text-align:justify;">Sumber: http://niasonline.net/2008/07/15/plagiarisme/</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gakpunyablog.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gakpunyablog.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gakpunyablog.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gakpunyablog.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gakpunyablog.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gakpunyablog.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gakpunyablog.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gakpunyablog.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gakpunyablog.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gakpunyablog.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gakpunyablog.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gakpunyablog.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gakpunyablog.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gakpunyablog.wordpress.com/112/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gakpunyablog.wordpress.com&amp;blog=7308504&amp;post=112&amp;subd=gakpunyablog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gakpunyablog.wordpress.com/2011/06/02/pengertian-plagiat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5f34058b783c678c6c16ebea5c534b38?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gatot harry wibisono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TUGAS 2 ETIKA DAN PROFESI</title>
		<link>http://gakpunyablog.wordpress.com/2011/04/13/tugas-softskill-etika-dan-orofesi/</link>
		<comments>http://gakpunyablog.wordpress.com/2011/04/13/tugas-softskill-etika-dan-orofesi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Apr 2011 01:37:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gatotharrywibisono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Etika dan Profesi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gakpunyablog.wordpress.com/?p=104</guid>
		<description><![CDATA[1. Kompetensi apa yang harus dimiliki seorang network administrator, network engineer, network programmer, database administrator, database designer, profesi lain yang terkait dengan jurusan sistem komputer ? Jawab: - Network administrator Seorang Network administrator hendaknya memiliki kompetensi antara lain: a. Mencari sumber kesalahan di jaringan dan memperbaikinya b. Menguasai serta menghubungkan perangkat keras dan sebagainya c. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gakpunyablog.wordpress.com&amp;blog=7308504&amp;post=104&amp;subd=gakpunyablog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">1. Kompetensi apa yang harus dimiliki seorang network administrator, network engineer, network programmer, database administrator, database designer, profesi lain yang terkait dengan jurusan sistem komputer ?</p>
<p>Jawab:</p>
<p>- Network administrator<br />
Seorang Network administrator hendaknya memiliki kompetensi antara lain:<br />
a. Mencari sumber kesalahan di jaringan dan memperbaikinya<br />
b. Menguasai serta menghubungkan perangkat keras dan sebagainya<br />
c. Memahami Routing<br />
d. Monitor dan administer network security<br />
e. Administer dan melakukan konfigurasi sistem operasi yang mendukung network</p>
<p>- Network engineer<br />
Seorang Network engineer hendaknya memiliki kompetensi antara lain:<br />
a. Menganalisa serta ikut ambil bagian dalam pengembangan standardisasi keamanan dan implementasi mengendalikan untuk keamanan LAN dan WAN<br />
b. Bidang yang bersangkutan dengan internetworking persyaratan layanan untuk beralih dan mengembangkan perangkat keras dan perangkat lunak<br />
c. Melaksanakan komunikasi dan analisa sistem networking serta<br />
Mendesain perencanaan untuk integrasi dan mendukung jaringan pada internet, intranet dan extranet<br />
d. Melaksanakan komunikasi dan analisa sistem networking</p>
<p>-Network programmer<br />
Seorang Network programmer hendaknya memiliki kompetensi antara lain:<br />
Seorang Network programmer hendaknya dapat bekerja dengan vendor jaringan untuk mendukung implementasi atau modifikasi konfigurasi jaringan</p>
<p>- Database administrator<br />
Seorang Database administrator hendaknya memiliki kompetensi antara lain:<br />
a. Mentransfer data<br />
b. Controlling privileges and permissions to database users (Mengontrol hak dan izin untuk pengguna database)<br />
c. Maintaining database and ensuring its availability to users (Memelihara database dan memastikan ketersediaan untuk pengguna)<br />
d. Bertanggung jawab Untuk administrasi dan pemeliharaan teknis yang menyangkut perusahaan dalam pembagian sistem database.</p>
<p>2. Perbedaan teknik informatika, sistem operasi, sistem komputer, software enginering ?</p>
<p>Jawab:</p>
<p>-Teknik Informatika</p>
<p>Teknik Informatika suatu ilmu yang mepelajari mengenai fondasi teoritis tentang perancangan algoritma yang melandasi pengembangan perangkat lunak, hingga kepada perancangan dan pembuatan aplikasi robotika, kecerdasan buatan, dan ilmu lainnya. Ilmu yang dipelajari cukup banyak mengandung unsur matematika dan logika. Lulusan Teknik Informatika memiliki kemampuan merancang dan mengembangkan perangkat lunak canggih untuk menyelesaikan permasalahan yang rumit.</p>
<p>-sistem operasi</p>
<p>Dalam Ilmu komputer, Sistem operasi atau dalam bahasa Inggris: operating system atau OS adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk memberikan abstraksi terhadap kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, yang digunakan oleh software aplikasi seperti program-program pengolah kata dan browser web.</p>
<p>#jenis operasi sistem</p>
<p>-Real-time Operating System<br />
-Multi-user dan Single-user Sistem Operasi<br />
-Multi-tasking dan tasking Sistem Operasi-Single<br />
-Distributed Sistem Operasi<br />
-embeded system</p>
<p>-Sistem Komputer</p>
<p>Sistem komputer adalah suatu jaringan elektronik yang terdiri dari perangkat lunak dan perangkat keras yang melakukan tugas tertentu (menerima input, memproses input, menyimpan perintah-perintah, dan menyediakan output dalam bentuk informasi). Selain itu dapat pula diartikan sebagai elemen-elemen yang terkait untuk menjalankan suatu aktivitas dengan menggunakan komputer.</p>
<p>-Software Engineering</p>
<p>Rekayasa perangkat lunak (RPL, atau dalam bahasa Inggris: Software Engineering atau SE) adalah satu bidang profesi yang mendalami cara-cara pengembangan perangkat lunak termasuk pembuatan, pemeliharaan, manajemen organisasi pengembanganan perangkat lunak dan manajemen kualitas.</p>
<p>IEEE Computer Society mendefinisikan rekayasa perangkat lunak sebagai penerapan suatu pendekatan yang sistematis, disiplin dan terkuantifikasi atas pengembangan, penggunaan dan pemeliharaan perangkat lunak, serta studi atas pendekatan-pendekatan ini, yaitu penerapan pendekatan engineering atas perangkat lunak.</p>
<p>3.</p>
<p>-IT-Forensik</p>
<p>Cabang ilmu forensik digital yang berkaitan dengan bukti-bukti hukum yang ditemukan di komputer dan media penyimpanan digital. Tujuan dari forensik komputer adalah untuk memeriksa media digital secara forensik suara dengan tujuan mengidentifikasi, memelihara, memulihkan, menganalisis dan menyajikan fakta dan pendapat tentang informasi.<br />
Meskipun paling sering dikaitkan dengan penyelidika n dari berbagai kejahatan komputer , forensik komputer dapat juga digunakan dalam proses sipil. Disiplin melibatkan teknik yang mirip dan prinsip-prinsip untuk pemulihan data , tetapi dengan pedoman tambahan dan praktek-praktek yang dirancang untuk menciptakan jejak audit hukum.</p>
<p>-IT Audit</p>
<p>Audit IT sendiri merupakan gabungan dari berbagai macam ilmu, antara lain Traditional Audit, Manajemen Sistem Informasi, Sistem Informasi Akuntansi, Ilmu Komputer, dan Behavioral Science. Audit IT bertujuan untuk meninjau dan mengevaluasi faktor-faktor ketersediaan (availability), kerahasiaan , dan keutuhan dari sistem informasi organisasi.</p>
<p>Audit IT lebih dikenal dengan istilah EDP Auditing (Electronic Data Processing), biasanya digunakan untuk menguraikan dua jenis aktifitas yang berkaitan dengan komputer. Salah satu penggunaan istilah tersebut adalah untuk menjelaskan proses penelahan dan evaluasi pengendalian-pengendalian internal dalam EDP. Jenis aktivitas ini disebut sebagai auditing melalui komputer.</p>
<p>4. GPU -&gt; CUDA -&gt; NVIDIA ? paralel processing ??</p>
<p>Jawab:</p>
<p>Sebuah GPU (Graphical Processing Unit) pada awalnya adalah sebuah prosesor yang berfungsi khusus untuk melakukan rendering pada kartu grafik saja, tetapi seiring dengan semakin meningkatnya kebutuhan rendering, terutama untuk mendekati waktu proses yang realtime /sebagaimana kenyataan sesungguhnya, maka meningkat pula kemampuan prosesor grafik tersebut. akselerasi peningkatan teknologi GPU ini lebih cepat daripada peningkatan teknologi prosesor sesungguhnya (CPU), dan pada akhirnya GPU menjadi General Purpose, yang artinya tidak lagi hanya untuk melakukan rendering saja melainkan bisa untuk proses komputasi secara umum.</p>
<p>penggunaan Multi GPU dapat mempercepat waktu proses dalam mengeksekusi program karena arsitekturnya yang natively parallel. Selain itu Peningkatan performa yang terjadi tidak hanya berdasarkan kecepatan hardware GPU saja, tetapi faktor yang lebih penting adalah cara membuat kode program yang benarbenar bisa efektif berjalan pada Multi GPU.</p>
<p>NVIDIA telah mendukung tren ini dengan merilis CUDA (Compute Unified Device Architecture) perpustakaan antarmuka untuk memungkinkan aplikasi pengembang untuk menulis kode yang dapat di-upload ke kartu berbasis NVIDIA untuk eksekusi oleh’s massal paralel GPU NVIDIA. Hal ini memungkinkan aplikasi pengembang untuk plug di kelas-teraflop, 480-prosesor, kartu berbasis NVIDIA dan upload aplikasi untuk dijalankan di dalam GPU NVIDIA pada kecepatan jauh lebih besar daripada yang mungkin bahkan CPU tercepat tujuan umum pada motherboard. Untuk beberapa ratus dolar saja kita bisa menggunakan CUDA untuk mencapai benar, performa superkomputer pada desktop.</p>
<p>CUDA menawarkan kinerja seperti keuntungan luar biasa yang banyak fungsi dalam Manifold telah kembali direkayasa untuk mengeksekusi sebagai proses paralel dalam CUDA jika kartu tersebut tersedia. Jika kita memiliki kartu NVIDIA CUDA-mampu grafis terinstal di sistem kami, Manifold dapat mengambil keuntungan dari kekuatan fenomenal prosesor NVIDIA massal aliran paralel untuk menjalankan banyak tugas dengan kecepatan jauh lebih besar.</p>
<p>Karena manfaat teknologi NVIDIA dari ekonomi skala besar di pasar game, CUDA-enabled kartu telah menjadi sangat murah untuk kinerja yang mereka berikan. Pada saat penulisan ini CUDA-enabled kartu bisa dibeli dengan harga kurang dari $ 100 untuk kartu sebuah entry-level CUDA-mampu dan mudah di bawah $ 350 untuk kartu kinerja tinggi CUDA-mampu. Sangat mudah dan murah untuk memilih kartu dengan keseimbangan antara kinerja dan biaya yang diinginkan (prosesor streaming lebih berjalan pada clock lebih cepat dengan memori lebih memberikan kinerja yang lebih baik).</p>
<p>CUDA Keterbatasan dan Persyaratan</p>
<p>Ada beberapa kendala penting pada penggunaan CUDA dalam Manifold:</p>
<p>* · ·        Kita harus memiliki kartu NVIDIA CUDA-enabled terpasang di sistem kami. 200 dan 400 seri NVIDIA kartu pada tulisan ini adalah yang paling terkenal CUDA-enabled kartu, tapi lain GPU NVIDIA juga CUDA-mampu (cek dengan situs web NVIDIA dan dengan situs web kartu grafis vendor untuk melihat apakah kartu tertentu adalah CUDA-capable). Hardware berkembang begitu cepat di bawah tekanan ekonomi game-of-skala yang hampir sebelum ini dapat dokumentasi dipublikasikan akan ada bahkan kartu. CUDA-mampu lebih cepat manifold.net industri merekomendasikan mendapatkan Fermi-kelas (400 series) GPU. May as well get the best! Mei juga mendapatkan yang terbaik!<br />
* · ·      Sisanya sistem PC kita harus memiliki kecepatan yang cukup dan kekuatan untuk mendukung kartu NVIDIA. Sebagai contoh, memori harus cukup cepat untuk menangani CUDA bandwidth dan pasokan listrik harus menyediakan daya yang cukup untuk menjalankan kartu NVIDIA (atau kartu) dengan kabel listrik PCI-E tambahan. Konsultasikan apapun, teknologi-terobsesi 14 tahun gamer tua untuk nasihat tentang mengkonfigurasi sesuai “panas” sistem.<br />
* · ·        Kita harus sudah menginstal paling terakhir set NVIDIA driver untuk Windows, yang bisa di-download dari situs web nvidia.com. NVIDIA driver terbaru secara otomatis menginstal perangkat lunak yang diperlukan untuk digunakan CUDA dengan kartu berbasis NVIDIA CUDA-mampu.<br />
* · Jika kita menjalankan sistem Windows 64-bit kita harus telah menginstal NVIDIA 64-bit, CUDA-enabled driver untuk 64-bit sistem Windows kita.<br />
* · ·        Menulis algoritma paralel secara besar-besaran untuk melaksanakan fungsi-fungsi spasial sangat sulit, bahkan untuk manifold.net. Oleh karena itu, pada saat ini hanya beberapa lusin fungsi telah diimplementasikan dalam Manifold yang dapat memanfaatkan CUDA. Banyak lagi yang di jalan.</p>
<p>GPU NVIDIA begitu cepat bahwa komentar rutin dari pengembang adalah bahwa NVIDIA membuat prosesor utama hampir berlebihan, seolah-olah bahkan tercepat multi-core Intel chip diturunkan ke tidak menjadi tetapi prosesor aksesori untuk menangani keyboard dan mouse. Itu bukan hiperbola mengingat bahwa GPU NVIDIA dapat menjalankan pekerjaan 200 atau bahkan 300 kali lebih cepat daripada yang tercepat Intel CPU. Lihat demo di bawah ini untuk contoh.</p>
<p>Keuntungan kecepatan tersebut tidak merupakan tantangan kompetitif yang vendor prosesor tradisional mampu untuk mengabaikan. CUDA adalah yang pertama dari apa yang mungkin menjadi gelombang baru arsitektur massal paralel dari pesaing seperti Intel dan AMD. kode paralel Manifold telah telah tegas ditulis untuk memungkinkan implementasi yang mudah ke depan “banyak-inti” solusi prosesor dari Intel dan AMD yang akan bersaing dengan NVIDIA CUDA.</p>
<p>Sumber:</p>
<p>http://www.snps.its.ac.id/data/makalah/Analisa%20Peningkatan%20Performa%20Multi%20GPU%20pada%20Platform%20CUDA.pdf,  http://georeference.org/doc/nvidia_cuda.htm</p>
<p>http://id.wikipedia.org</p>
<p>http://google.co.id</p>
<p>http://blogspot.com</p>
<div id="_mcePaste" class="mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:1823px;width:1px;height:1px;overflow:hidden;text-align:justify;">Perbedaan antara TI-Forensik dan IT-Audit ?</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gakpunyablog.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gakpunyablog.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gakpunyablog.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gakpunyablog.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gakpunyablog.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gakpunyablog.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gakpunyablog.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gakpunyablog.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gakpunyablog.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gakpunyablog.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gakpunyablog.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gakpunyablog.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gakpunyablog.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gakpunyablog.wordpress.com/104/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gakpunyablog.wordpress.com&amp;blog=7308504&amp;post=104&amp;subd=gakpunyablog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gakpunyablog.wordpress.com/2011/04/13/tugas-softskill-etika-dan-orofesi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5f34058b783c678c6c16ebea5c534b38?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gatot harry wibisono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tugas 3 Resiko Manajemen dan Manajemen Proyek</title>
		<link>http://gakpunyablog.wordpress.com/2010/12/01/tugas-3-resiko-manajemen-dan-manajemen-proyek/</link>
		<comments>http://gakpunyablog.wordpress.com/2010/12/01/tugas-3-resiko-manajemen-dan-manajemen-proyek/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Dec 2010 18:05:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gatotharrywibisono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Manajemen Proyek dan Resiko]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gakpunyablog.wordpress.com/?p=100</guid>
		<description><![CDATA[Resiko Resiko adalah hal yang tidak akan pernah dapat dihindari pada suatu kegiatan / aktivitas yang idlakukan manusia, termasuk aktivitas proyek pembangunan dan proyek konstyruksi. Karena dalam setiap kegiatan, seperti kegiatan konstruksi, pasti ada berbagai ketidakpastian (uncertainty). Faktor ketidakpastian inilah yang akhirnya menyebabkan timbulnya risiko pada suatu kegiatan. Para ahli mendefinisikan risiko sebagai berikut : [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gakpunyablog.wordpress.com&amp;blog=7308504&amp;post=100&amp;subd=gakpunyablog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><strong>Resiko</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Resiko adalah hal yang tidak akan pernah dapat dihindari pada suatu kegiatan / aktivitas yang idlakukan manusia, termasuk aktivitas proyek pembangunan dan proyek konstyruksi. Karena dalam setiap kegiatan, seperti kegiatan konstruksi, pasti ada berbagai ketidakpastian (uncertainty). Faktor ketidakpastian inilah yang akhirnya menyebabkan timbulnya risiko pada suatu kegiatan. Para ahli mendefinisikan risiko sebagai berikut :</p>
<ol style="text-align:justify;">
<li>Resiko adalah suatu variasi dari hasil – hasil yang dapat terjadi selama periode tertentu pada kondisi tertentu (William &amp; Heins, 1985).</li>
<li>Resiko adalah sebuah potensi variasi sebuah hasil (William, Smith, Young, 1995).</li>
<li>Resiko adalah kombinasi probabilita suatu kejadian dengan konsekuensi atau akibatnya (Siahaan, 2007).</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-100"></span><br />
<strong>Macam Resiko</strong></p>
<p>Resiko adalah buah dari ketidakpastian, dan tentunya ada banyak sekali faktor – faktor ketidakpastian pada sebuah proyek yang tentunya dapat  menghasilkan berbagai macam resiko. Resiko dapat dikelompokkan menjadi beberapa macam menurut karakteristiknya, yaitu lain:</p>
<p style="text-align:justify;">1. Resiko berdasarkan sifat</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Resiko Spekulatif (Speculative Risk), yaitu resiko yang memang sengaja diadakan, agar dilain pihak dapat diharapkan hal – hal yang menguntungkan. Contoh: Resiko yang disebabkan dalam hutang piutang, membangun proyek, perjudian, menjual produk, dan sebagainya.</li>
<li>Resiko Murni (Pure Risk), yaitu resiko yang tidak disengaja, yang jika terjadi dapat menimbulkan kerugian secara tiba – tiba. Contoh : Resiko kebakaran, perampokan, pencurian, dan sebagainya.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">2. Resiko berdasarkan dapat tidaknya dialihkan</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Resiko yang dapat dialihkan, yaitu resiko yang dapat dipertanggungkan sebagai obyek yang terkena risiko kepada perusahaan asuransi dengan membayar sejumlah premi. Dengan demikian kerugian tersebut menjadi tanggungan (beban) perusahaan asuransi.</li>
<li>Resiko yang tidak dapat dialihkan, yaitu semua resiko yang termasuk dalam resiko spekulatif yang tidak dapat dipertanggungkan pada perusahaan asuransi.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">
3. Resiko berdasarkan asal timbulnya</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Resiko Internal, yaitu resiko yang berasal dari dalam perusahaan itu sendiri.  Misalnya resiko kerusakan peralatan kerja pada proyek karena kesalahan operasi, resiko kecelakaan kerja, resiko mismanagement, dan sebagainya.</li>
<li>Resiko Eksternal, yaitu resiko yang berasal dari luar perusahaan atau lingkungan luar perusahaan. Misalnya resiko pencurian, penipuan, fluktuasi harga, perubahan politik, dan sebagainya.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">
Selain macam – macam resiko diatas, Trieschman, Gustavon, Hoyt, (2001), juga mengemukakan beberapa macam resiko yang lain, diantaranya :</p>
<p>1. Resiko Statis dan Resiko Dinamis (berdasarkan sejauh mana ketidakpastian berubah karena perubahan waktu)</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Resiko Statis.  Yaitu resiko yang asalnya dari masyarakat yang tidak berubah yang berada dalam keseimbangan stabil. Resiko statis dapat bersifat murni ataupun spekulatif.  Contoh resiko spekulasi statis : Menjalankan bisnis dalam ekonomi stabil.  Contoh resiko murni statis : Ketidakpastian dari terjadinya sambaran petir, angin topan, dan kematian secara acak (secara random).</li>
<li>Resiko Dinamis. Risiko yang timbul karena terjadi perubahan dalam masyarakat. Resiko dinamis dapat bersifat murni ataupun spekulatif. Contoh sumber resiko dinamis : urbanisasi, perkembangan teknologi, dan perubahan undang – undang atau perubahan peraturan pemerintah.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">2. Resiko Subyektif dan Resiko Obyektif</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Resiko Subyektif. Resiko yang berkaitan dengan kondisi mental seseorang yang mengalami ragu – ragu atau cemas akan terjadinya kejadian tertentu.</li>
</ul>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Resiko Obyektif. Probabilita penyimpangan aktual dari yang diharapkan (dari rata &#8211; rata) sesuai pengalaman.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">
<strong>Manajemen Resiko</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Untuk dapat menanggulangi semua resiko yang mungkin terjadi, diperlukan sebuah proses yang dinamakan sebagai manajemen resiko. Adapun beberapa definisi manajemen resiko dari berbagai literatur yang didapat, antara lain :</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Manajemen resiko merupakan proses formal dimana faktor – faktor resiko secara sistematis diidentifikasi, diukur, dan dicari.</li>
<li>Manajemen resiko merupakan metoda penanganan sistematis formal dimana dikonsentrasikan pada pengientifikasian dan pengontrolan peristiwa atau kejadian yang memiliki kemungkinan perubahan yang tidak diinginkan.</li>
<li>Manajemen resiko, dalam konteks proyek, adalah seni dan pengetahuan dalam mengidentifikasi, menganalisa, dan menjawab faktor – faktor risiko sepanjang masa proyek.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">
<p><strong>Identifikasi dan Analisa Resiko</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Tahapan pertama dalam proses manajemen resiko adalah tahap identifikasi resiko. Identifikasi resiko merupakan suatu proses yang secara sistematis dan terus menerus dilakukan untuk mengidentifikasi kemungkinan timbulnya resiko atau kerugian terhadap kekayaan, hutang, dan personil perusahaan. Proses identifikasi resiko ini mungkin adalah proses yang terpenting, karena dari proses inilah, semua resiko yang ada atau yang mungkin terjadi pada suatu proyek, harus diidentifikasi.</p>
<p style="text-align:justify;">Adapun proses identifikasi harus dilakukan secara cermat dan komprehensif, sehingga tidak ada resiko yang terlewatkan atau tidak teridentifikasi.  Dalam pelaksanaannya, identifikasi resiko dapat dilakukan dengan beberapa teknik, antara lain:</p>
<p style="text-align:justify;">a.     Brainstorming<br />
b.     Questionnaire<br />
c.     Industry benchmarking<br />
d.     Scenario analysis<br />
e.     Risk assessment workshop<br />
f.     Incident investigation<br />
g.     Auditing<br />
h.     Inspection<br />
i.     Checklist<br />
j.     HAZOP (Hazard and Operability Studies)<br />
k.     dan sebagainya</p>
<p>Adapun cara – cara pelaksanaan identifikasi resiko secara nyata dalam sebuah proyek, adalah :</p>
<ol style="text-align:justify;">
<li>Membuat daftar bisnis yang dapat menimbulkan kerugian.Membuat checklist kerugian potensial.</li>
<li>Dalam checklist ini dibuat daftar kerugian dan peringkat kerugian yang terjadi.</li>
<li>Membuat klasifikasi kerugian.</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">a. Kerugian atas kekayaan (property).</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Kekayaan langsung yang dihubungkan dengan kebutuhan untuk mengganti kekayaan yang hilang atau rusak.</li>
</ul>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Kekayaan yang tidak langsung, misalnya penurunan permintaan, image perusahaan, dan sebagainya.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">b.     Kerugian atas hutang piutang, karena kerusakan kekayaan atau cideranya pribadi orang lain.</p>
<p style="text-align:justify;">c.  Kerugian atas personil perusahaan. Misalnya akibat kematian, ketidakmampuan, usia tua, pengangguran, sakit, dan sebagainya.</p>
<p>Ada lima strategi alternatif untuk menangani resiko, yaitu :<br />
1. Menghindari resiko<br />
2. Mencegah resiko dan mengurangi kerugian<br />
3. Meretensi resiko<br />
4. Mentransfer resiko<br />
5. Asuransi</p>
<p>1.  Menghindari resiko</p>
<p>Menghindari resiko merupakan strategi yang sangat penting, strategi ini merupakan strategi yang umum digunakan untuk menangani  resiko. Dengan menghindari resiko, kontraktor dapat mengetahui bahwa perusahaannya tidak akan mengalami kerugian akibat resiko yang telah ditafsir. Di sisi lain, kontraktor juga akan kehilangan sebuah peluang untuk mendapatkan keuntungan yang mungkin didapatkan dari asumsi resiko tersebut.<br />
Contohnya : seorang kontraktor yang ingin menghindari resiko politik dan finansial berkaitan dengan proyek pada negara dengan kondisi politik yang tidak stabil, dapat menolak melakukan tender proyek pada negara tersebut. Namun demikian, apabila kontraktor tersebut menolak untuk melakukan tender, maka kemungkinan untuk mendapatkan keuntungan dari proyek tersebut juga ikut menghilang.</p>
<p>2.  Mencegah resiko dan mengurangi kerugian</p>
<p style="text-align:justify;">
Alternatif strategi yang kedua adalah mencegah resiko dan mengurangi kerugian. Strategi ini secara langsung mengurangi potensi resiko kontraktor dengan 2 cara, yaitu :</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Mengurangi kemungkinan terjadinya resiko.</li>
</ul>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Mengurangi dampak finansial dari resiko, apabila resiko tersebut benar – benar terjadi.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Contohnya : pemasangan alarm atau alat anti – maling pada peralatan di<br />
proyek, akan mengurangi kemungkinan terjadinya pencurian. Sebuah gedung yang dilengkapi dengan sprinkler system, akan mengurangi dampak finansial, apabila gedung tersebut mengalami kebakaran.</p>
<p>3.  Meretensi resiko</p>
<p>Retensi resiko telah menjadi aspek penting dari manajemen resiko ketika perusahaan menghadapi resiko proyek. Retensi resiko adalah perkiraan secara internal, baik secara utuh maupun sebagian, dari dampak finansial suatu resiko yang akan dialami oleh perusahaan. Dalam mengadopsi strategi retensi resiko ini, perlu dibedakan antara 2 jenis retensi yang berbeda.</p>
<ol style="text-align:justify;">
<li>Retensi resiko yang terencana (planned) adalah  asumsi yang secara sadar dan sengaja dilakukan oleh kontraktor untuk mengenali atau mengidentifikasi resiko. Dengan strategi seperti itu, resiko dapat ditahan dengan berbagai cara, tergantung pada filosofi, kebutuhan khusus, dan juga kapabilitas finansial dari kontraktor itu sendiri.</li>
<li>Retensi resiko yang tidak terencana (unplanned) terjadi ketika kontraktor tidak mengenali atau mengidentifikasi keberadaan dari suatu resiko dan secara tidak sadar mengasumsi kerugian yang akan muncul.</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">
4.  Mentransfer resiko</p>
<p>Pada dasarnya, transfer resiko dapat dilakukan, melalui negosiasi, kapanpun kontraktor menjalani perencanaan kontraktual dengan banyak pihak seperti pemilik, subkontraktor ataupun supplier material dan peralatan. Transfer resiko bukanlah asuransi. Biasanya, transfer resiko ini dilakukan melalui syarat atau pasal – pasal dalam kontrak seperti : hold – harmless aggrement dan klausul jaminan atau penyesuaian kontrak. Karakeristik esensial dari transfer resiko ini adalah dampak dari suatu resiko, apabila resiko tersebut benar – benar terjadi, ditanggung bersama atau ditanggung secara utuh oleh pihak lain selain kontraktor.<br />
Contohnya : penyesuaian pada harga penawaran, dimana kompensasi ekstra akan diberikan kepada kontraktor apabila terjadi perbedaan kondisi tanah pada suatu proyek.</p>
<p>5.  Asuransi</p>
<p style="text-align:justify;">Asuransi menjadi bagian penting dari program manajemen resiko, baik untuk sebuah organisasi ataupun untuk individu. Asuransi juga termasuk di dalam strategi transfer resiko, dimana pihak asuransi setuju untuk menerima beban finansial yang muncul dari adanya kerugian. Secara formal, asuransi dapat didefinisikan sebagai kontrak persetujuan antara 2 pihak yang terkait yaitu : pengasuransi (insured) dan pihak asuransi (insurer). Dengan adanya persetujuan tersebut, pihak asuransi (insurer) setuju untuk mengganti rugi kerugian yang terjadi (seperti yang tercantum dalam  kontrak) dengan balasan, pengasuransi (insured) harus membayar sejumlah premi tiap periodenya.</p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>MANAJEMEN PROYEK</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Manajemen  proyek  adalah cara mengorganisir dan mengelola sumber penghasilan yang penting untuk menyelesaikan proyek. Hal pertama yang harus dianggap sebagai manajemen  proyek  adalah bahwa proyek ini diantarkan dengan batasan yang ada. Hal kedua adalah kemungkinan terbaik distribusi sumber daya. Manajemen proyek adalah seni mengontrol baik hal selama proyek, dari sejak dimulai sampai selesai.</p>
<p style="text-align:justify;">Kata Manajemen berasal dari bahasa Perancis kuno ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur. Manajemen belum memiliki definisi yang mapan dan diterima secara universal. Mary Parker Follet, misalnya, mendefinisikan manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi. Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran (goals) secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal.</p>
<p>Kata manajemen mungkin berasal dari bahasa Italia (1561) maneggiare yang berarti “mengendalikan,” terutamanya “mengendalikan kuda” yang berasal dari bahasa latin manus yang berati “tangan”. Kata ini mendapat pengaruh dari bahasa Perancis manège yang berarti “kepemilikan kuda” (yang berasal dari Bahasa Inggris yang berarti seni mengendalikan kuda), dimana istilah Inggris ini juga berasal dari bahasa Italia.Bahasa Prancis lalu mengadopsi kata ini dari bahasa Inggris menjadi ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebelum abad ke-20, terjadi dua peristiwa penting dalam ilmu manajemen. Peristiwa pertama terjadi pada tahun 1776, ketika Adam Smith menerbitkan sebuah doktrin ekonomi klasik, The Wealth of Nation. Dalam bukunya itu, ia mengemukakan keunggulan ekonomis yang akan diperoleh organisasi dari pembagian kerja (division of labor), yaitu perincian pekerjaan ke dalam tugas-tugas yang spesifik dan berulang. Dengan menggunakan industri pabrik peniti sebagai contoh, Smith mengatakan bahwa dengan sepuluh orang—masing-masing melakukan pekerjaan khusus—perusahaan peniti dapat menghasilkan kurang lebih 48.000 peniti dalam sehari. Akan tetapi, jika setiap orang bekerja sendiri menyelesaikan tiap-tiap bagian pekerjaan, sudah sangat hebat bila mereka mampu menghasilkan sepuluh peniti sehari. Smith menyimpulkan bahwa pembagian kerja dapat meningkatkan produktivitas dengan meningkatnya keterampilan dan kecekatan tiap-tiap pekerja, menghemat waktu yang terbuang dalam pergantian tugas, dan menciptakan mesin dan penemuan lain yang dapat menghemat tenaga kerja.</p>
<p style="text-align:justify;">Peristiwa penting kedua yang mempengaruhi perkembangan ilmu manajemen adalah Revolusi Industri di Inggris. Revolusi Industri menandai dimulainya penggunaan mesin, menggantikan tenaga manusia, yang berakibat pada pindahnya kegiatan produksi dari rumah-rumah menuju tempat khusus yang disebut pabrik. Perpindahan ini mengakibatkan manajer-manajer ketika itu membutuhkan teori yang dapat membantu mereka meramalkan permintaan, memastikan cukupnya persediaan bahan baku, memberikan tugas kepada bawahan, mengarahkan kegiatan sehari-hari, dan lain-lain, sehingga ilmu manajamen mulai dikembangkan oleh para ahli.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Fungsi Manajemen</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Fungsi manajemen adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan. Fungsi manajemen pertama kali diperkenalkan oleh seorang industrialis Perancis bernama Henry Fayol pada awal abad ke-20.Ketika itu, ia menyebutkan lima fungsi manajemen, yaitu merancang, mengorganisir, memerintah, mengordinasi, dan mengendalikan. Namun saat ini, kelima fungsi tersebut telah diringkas menjadi tiga, yaitu:</p>
<ul>
<li>Perencanaan (planning) adalah memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber yang dimiliki. Perencanaan dilakukan untuk menentukan tujuan perusahaan secara keseluruhan dan cara terbaik untuk memenuhi tujuan itu. Manajer mengevaluasi berbagai rencana alternatif sebelum mengambil tindakan dan kemudian melihat apakah rencana yang dipilih cocok dan dapat digunakan untuk memenuhi tujuan perusahaan. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan, fungsi-fungsi lainnya tak dapat berjalan.</li>
</ul>
<ul>
<li>Pengorganisasian (organizing) dilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil. Pengorganisasian mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas-tugas yang telah dibagi-bagi tersebut. Pengorganisasian dapat dilakukan dengan cara menentukan tugas apa yang harus dikerjakan, siapa yang harus mengerjakannya, bagaimana tugas-tugas tersebut dikelompokkan, siapa yang bertanggung jawab atas tugas tersebut, pada tingkatan mana keputusan harus diambil.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<ul>
<li>Pengarahan (directing) adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota kelompok berusaha untuk mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan manajerial dan usaha</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">
<strong>SARANA MANAJEMEN</strong><br />
Untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan diperlukan alat-alat sarana (tools). Tools merupakan syarat suatu usaha untuk mencapai hasil yang ditetapkan. Tools tersebut dikenal dengan 6M, yaitu men, money, materials, machines, method, dan markets.</p>
<p style="text-align:justify;">Manusia merujuk pada sumber daya manusia yang dimiliki oleh organisasi. Dalam manajemen, faktor manusia adalah yang paling menentukan. Manusia yang membuat tujuan dan manusia pula yang melakukan proses untuk mencapai tujuan. Tanpa ada manusia tidak ada proses kerja, sebab pada dasarnya manusia adalah makhluk kerja. Oleh karena itu, manajemen timbul karena adanya orang-orang yang berkerja sama untuk mencapai tujuan.</p>
<p style="text-align:justify;">Uang merupakan salah satu unsur yang tidak dapat diabaikan. Uang merupakan alat tukar dan alat pengukur nilai. Besar-kecilnya hasil kegiatan dapat diukur dari jumlah uang yang beredar dalam perusahaan. Oleh karena itu uang merupakan alat (tools) yang penting untuk mencapai tujuan karena segala sesuatu harus diperhitungkan secara rasional. Hal ini akan berhubungan dengan berapa uang yang harus disediakan untuk membiayai gaji tenaga kerja, alat-alat yang dibutuhkan dan harus dibeli serta berapa hasil yang akan dicapai dari suatu organisasi.</p>
<p style="text-align:justify;">Material terdiri dari bahan setengah jadi (raw material) dan bahan jadi. Dalam dunia usaha untuk mencapai hasil yang lebih baik, selain manusia yang ahli dalam bidangnya juga harus dapat menggunakan bahan/materi-materi sebagai salah satu sarana. Sebab materi dan manusia tidaki dapat dipisahkan, tanpa materi tidak akan tercapai hasil yang dikehendaki. Mesin digunakan untuk memberi kemudahan atau menghasilkan keuntungan yang lebih besar serta menciptakan efesiensi kerja.</p>
<p style="text-align:justify;">Metode adalah suatu tata cara kerja yang memperlancar jalannya pekerjaan manajer. Sebuah metode daat dinyatakan sebagai penetapan cara pelaksanaan kerja suatu tugas dengan memberikan berbagai pertimbangan-pertimbangan kepada sasaran, fasilitas-fasilitas yang tersedia dan penggunaan waktu, serta uang dan kegiatan usaha. Perlu diingat meskipun metode baik, sedangkan orang yang melaksanakannya tidak mengerti atau tidak mempunyai pengalaman maka hasilnya tidak akan memuaskan. Dengan demikian, peranan utama dalam manajemen tetap manusianya sendiri.</p>
<p style="text-align:justify;">Pasar adalah tempat di mana organisasi menyebarluaskan (memasarkan) produknya. Memasarkan produk sudah barang tentu sangat penting sebab bila barang yang diproduksi tidak laku, maka proses produksi barang akan berhenti. Artinya, proses kerja tidak akan berlangsung. Oleh sebab itu, penguasaan pasar dalam arti menyebarkan hasil produksi merupakan faktor menentukan dalam perusahaan. Agar pasar dapat dikuasai maka kualitas dan harga barang harus sesuai dengan selera konsumen dan daya beli (kemampuan) konsumen.<br />
Prinsip Manajemen</p>
<p style="text-align:justify;">Prinsip-prinsip dalam manajemen bersifat lentur dalam arti bahwa perlu dipertimbangkan sesuai dengan kondisi-kondisi khusus dan situasi-situasi yang berubah . Menurut Henry Fayol, seorang pencetus teori manajemen yang berasal dari Perancis, prinsip-prinsip umum manajemen ini terdiri dari :</p>
<p style="text-align:justify;">1. Pembagian kerja (Division of work)<br />
2. Wewenang dan tanggung jawab (Authority and responsibility)<br />
3. Disiplin (Discipline)<br />
4. Kesatuan perintah (Unity of command)<br />
5. Kesatuan pengarahan (Unity of direction)<br />
6. Mengutamakan kepentingan organisasi di atas kepentingan sendiri<br />
7. Penggajian pegawai<br />
8. Pemusatan (Centralization)<br />
9. Hirarki (tingkatan)<br />
10. Ketertiban (Order)<br />
11. Keadilan dan kejujuran<br />
12. Stabilitas kondisi karyawan<br />
13. Prakarsa (Inisiative)<br />
14. Semangat kesatuan, semangat korps</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gakpunyablog.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gakpunyablog.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gakpunyablog.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gakpunyablog.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gakpunyablog.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gakpunyablog.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gakpunyablog.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gakpunyablog.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gakpunyablog.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gakpunyablog.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gakpunyablog.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gakpunyablog.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gakpunyablog.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gakpunyablog.wordpress.com/100/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gakpunyablog.wordpress.com&amp;blog=7308504&amp;post=100&amp;subd=gakpunyablog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gakpunyablog.wordpress.com/2010/12/01/tugas-3-resiko-manajemen-dan-manajemen-proyek/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5f34058b783c678c6c16ebea5c534b38?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gatot harry wibisono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TUGAS 2 MANAJEMEN PROYEK DAN RESIKO</title>
		<link>http://gakpunyablog.wordpress.com/2010/12/01/tugas-2-manajemen-proyek-dan-resiko/</link>
		<comments>http://gakpunyablog.wordpress.com/2010/12/01/tugas-2-manajemen-proyek-dan-resiko/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Dec 2010 17:07:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gatotharrywibisono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Manajemen Proyek dan Resiko]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gakpunyablog.wordpress.com/?p=98</guid>
		<description><![CDATA[Jelaskan penggunaan metode critical path methods (CPM) dalam penyelesaian proyek! Jelaskan prinsip dari metode PERT dalam penyelesaian manajemen proyek! Bagaimana mengurangi risiko yang timbul dalam pelaksaaan proyek! Jawaban: (CPM) Critical Path Method merupakan metode yang berorientasi pada waktu yang mengarah pada penentuan jadwal dan estimasi waktunya bersifat diterministik/pasti. Metode ini diharapkan dapat dipakai untuk mengontrol [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gakpunyablog.wordpress.com&amp;blog=7308504&amp;post=98&amp;subd=gakpunyablog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<ol style="text-align:justify;">
<li>Jelaskan penggunaan metode critical path methods (CPM) dalam penyelesaian proyek! </li>
<li>Jelaskan prinsip dari metode PERT dalam penyelesaian manajemen proyek! </li>
<li>Bagaimana mengurangi risiko yang timbul dalam pelaksaaan proyek!</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-98"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Jawaban:</p>
<ol style="text-align:justify;">
<li>(CPM) Critical Path Method merupakan metode yang berorientasi pada waktu yang mengarah pada penentuan jadwal dan estimasi waktunya bersifat diterministik/pasti. Metode ini diharapkan dapat dipakai untuk mengontrol koordinasi berbagai kegiatan dalam suatu pekerjaan sehingga proyek dapat diselesaikan dalam jangka waktu yang tepat juga dapat membantu perusahaan dalam mengadakan perencanaan dan pengendalian proyek dengan waktu dan biaya yang lebih efisien. </p>
</li>
<li>PERT adalah metode yang berorientasi pada waktu yang mengarah pada penentuan jadwal dan waktunya bersifat probabilistik/kemungkinan. Penggunaan metode PERT untuk penjadualan dan lain-lain cukup umum digunakan. Perbedaan yang signifikan mungkin terjadi jika metode PERT dilakukan atau tidak, apakah itu memberi keuntungan, mengetahui kemungkinan percepatan selesainya proyek, antisipasi keterlambatan, dan lain sebagainya. Analisis selanjutnya adalah tingkat produktivitas yang dapat dilakukan dalam kurun waktu tertentu. Durasi yang mendasari perhitungan tingkat produktivitas tenaga kerja berdasarkan penjadualan yang telah dilakukan.
</li>
<li>Beberapa cara untuk mengurangi resiko antara lain: </li>
</ol>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Resiko merupakan proses formal dimana faktor – faktor risiko secara sistematis diidentifikasi, diukur, dan dicari. </p>
</li>
<li>Resiko merupakan metoda penanganan sistematis formal dimana dikonsentrasikan pada pengidentifikasian dan pengontrolan peristiwa atau kejadian yang memiliki kemungkinan perubahan yang tidak diinginkan. </li>
<li>Resiko, dalam konteks proyek, adalah seni dan pengetahuan dalam mengidentifikasi, menganalisa, dan menjawab faktor – faktor risiko sepanjang masa proyek. </li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gakpunyablog.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gakpunyablog.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gakpunyablog.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gakpunyablog.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gakpunyablog.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gakpunyablog.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gakpunyablog.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gakpunyablog.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gakpunyablog.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gakpunyablog.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gakpunyablog.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gakpunyablog.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gakpunyablog.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gakpunyablog.wordpress.com/98/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gakpunyablog.wordpress.com&amp;blog=7308504&amp;post=98&amp;subd=gakpunyablog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gakpunyablog.wordpress.com/2010/12/01/tugas-2-manajemen-proyek-dan-resiko/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5f34058b783c678c6c16ebea5c534b38?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gatot harry wibisono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tugas Soft Skill 1 (Manajemen Proyek dan Resiko)</title>
		<link>http://gakpunyablog.wordpress.com/2010/10/27/tugas-soft-skill-1-manajemen-proyek-dan-resiko/</link>
		<comments>http://gakpunyablog.wordpress.com/2010/10/27/tugas-soft-skill-1-manajemen-proyek-dan-resiko/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Oct 2010 15:41:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gatotharrywibisono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Manajemen Proyek dan Resiko]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gakpunyablog.wordpress.com/?p=90</guid>
		<description><![CDATA[1. Jelaskan konsep manajemen proyek! 2. Jelaskan karakteristik khusus yang membedakan proyek dari kegiatan rutin lainnya! 3. Apa yang membedakan proyek teknologi informasi dengan proyek lain pada umumnya? 4. Berikan 1 contoh nyata dari jenis proyek teknologi informasi yang dilaksanakan oleh pemerintah atau organisasi bisnis! Deskripsikan dengan jelas contoh tersebut! 5. Tulis dalam wartawarga komentar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gakpunyablog.wordpress.com&amp;blog=7308504&amp;post=90&amp;subd=gakpunyablog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>1. Jelaskan konsep manajemen proyek!</p>
<p>2. Jelaskan karakteristik khusus yang membedakan proyek dari kegiatan rutin lainnya!</p>
<p>3. Apa yang membedakan proyek teknologi informasi dengan proyek lain pada umumnya?</p>
<p>4. Berikan 1 contoh nyata dari jenis proyek teknologi informasi yang dilaksanakan oleh pemerintah atau organisasi bisnis! Deskripsikan dengan jelas contoh tersebut!</p>
<p>5. Tulis dalam wartawarga komentar anda tentang proyek yang anda gunakan sebagai contoh no.4 di atas!</p>
<p><strong>Jawaban:</strong></p>
<p>1. a. Manajemen klasik atau manajemen fungsional (General Management)</p>
<p>b. Pemikiran sistem</p>
<p>c. Pendekatan contigency</p>
<p>Penjelasan:</p>
<p>a. Manajemen klasik</p>
<p>Manajemen klasik menjelaskan tugas-tugas manajemen berdasarkan fungsinya, yaitu merencanakan, mengorganisir, memimpin, dan mengendalikan.</p>
<p>Kriteria yang harus dipenuhi:</p>
<ul>
<li>Jasa TI</li>
<li>Dokumentasi</li>
<li>Prakualifikasi</li>
<li>RKS</li>
<li>Pemeriksaan dokumen</li>
</ul>
<p>b. Pemikiran sistem</p>
<p>Adalah pemikiran yang memandangsegala sesuatu dari wawasan totalitas.</p>
<p>Wawasan totalitas: Pengetahuan kita dari dasar hingga yang atas, suatu kegiatan proyek berdasarkan hasil dan pengalaman.</p>
<p>Metodelogi yang erat berhubungan dengan penyelenggaraan proyek adalah:</p>
<p>1. Sistem analisis</p>
<p>2. Sistem engineering</p>
<p>3. Sistem manajemen</p>
<p>c. Pendekatan contigency</p>
<p>Pendekatan yang erat hubungannya dengan situasi dan kondisi yang berarti bahwa tidak ada satupun pendekatan manajemen terbaik yang dapat dipakai untuk mengelola setiap macam kegiatan.</p>
<p>2. &#8211; Temporer</p>
<p>- Target</p>
<p>- Unique</p>
<p>- Termination</p>
<p>- Complex (Interdependece)</p>
<p>- Conflict</p>
<p>3. Perbedaan antara proyek teknologi informasi dengan proyek lain diantarnya:</p>
<ol>
<li>Memiliki obyektif untuk menghasilkan produk-produk yang kerap bersifat intangible (kasat mata), semacam perangkat lunak (software), algoritma, berkas (file), dan lain-lain.</li>
<li>Melibatkan berbagai teknologi yang sangat cepat using, karena perkembangannya yang sedemikian cepat, semacam computer, modem, CAD/CAM, dan lain-lain.</li>
<li>Membutuhkan beragam sumber daya manusia dengan spectrum kompetensi dan keahlian yang bervariasi (mulai daru yang umum, sampai yang ke khusus), seperti data entry, system administrator, programmer, system analys, database specialist, network expert, content manager, dan lain-lain.</li>
<li>Memakai berbagai fasilitas dan perlengkapan atau bahan mentah (raw materials) yang telah dapat di digitasi semacam teks, gambar, audio, dan video.</li>
<li>Menggantungkan diri pada standart-standart kualitas yang belum baku karena sulitnya mengukur segi-segi kualitas yang dapat di mengerti dan di pahami bersama antara berbagai pihak yang berkepentingan dalam proyek.</li>
<li>Mendasarkan proses pada rencana atau kontak kerja yang sangat sulit di kembangkan, sehingga tidak terjadi keraguan dalam menentukan telah selesainya sebuah proyek atau tidak.</li>
</ol>
<p>4. E-Government yang &#8220;juga disebut e-gov, digital government, online government atau dalam konteks tertentu transformational government adalah penggunaan teknologi informasi oleh pemerintah untuk memberikan informasi dan pelayanan bagi warganya, urusan bisnis, serta hal-hal lain yang berkenaan dengan pemerintahan. e-Government dapat diaplikasikan pada legislatif, yudikatif, atau administrasi publik, untuk meningkatkan efisiensi internal, menyampaikan pelayanan publik, atau proses kepemerintahan yang demokratis. Model penyampaian yang utama adalah Government-to-Citizen atau Government-to-Customer (G2C), Government-to-Business (G2B) serta Government-to-Government (G2G). Keuntungan yang paling diharapkan dari e-government adalah peningkatan efisiensi, kenyamanan, serta aksesibilitas yang lebih baik dari pelayanan publik.&#8221; (Ref: Wikipedia)</p>
<p>Salah satu pengembangan yang sedang dilaksanakan adalah jaringan JarDikNas.</p>
<p>Walapun keuntungan JarDikNas untuk dunia pendidikan belum begitu jelas, kesempatannya jaringan sebesar ini untuk mulai membuka fasilitas untuk e-Government adalah besar asal ada niat dan dedikasi dari pemerintah.</p>
<p>Contoh proyek teknologi informasi yang di laksanakan oleh pemerintah di anataranya:</p>
<p>#e-goverment&gt;&gt;Upaya untuk mengembangkan penyelenggaraan kepemerintahan yang berbasis (menggunakan) elektronik dalam rangka meningkatkan kualitas layanan publik secara efektif dan efisien.<br />
&#8212;-<br />
#e-ktp&gt;&gt;e-KTP didesain dengan metode autentikasi dan pengamanan data tinggi. Hal ini dapat dicapai dengan menanamkan chip di dalam kartu yang memiliki kemampuan autentikasi, enkripsi dan tanda tangan digital.</p>
<p>Autentikasi dua arah dilakukan antara kartu elektronik dan perangkat pembacanya agar kartu dan pembaca dapat dipastikan sah. Sementara enkripsi digunakan untuk melindungi data yang tersimpan di dalam kartu elektronik dan tanda tangan digital untuk menjaga integritas data. Di samping itu, e-KTP dilindungi dengan keamanan pencetakan seperti relief text, microtext, filter image, invisible ink dan warna yang berpendar di bawah sinar ultra violet serta anti copy design.</p>
<p>5. pendapat e-gov&gt;&gt;</p>
<p>Konsep e-government Sangat menguntungkan KARENA akan mempermudah proses pelayanan pemerintah ke Masyarakat. Selain ITU Juga akan memenuhi tuntutan Masyarakat akan kebutuhan Informasi mengenai kegiatan pemerintahan. Namun disisi lain saya ragu terhadap PENERAPAN Konsep e-government ini, karena dikhawatirkan pemerintah hanya mengganggap Konsep e-government Hanya semata-mata otomatisasi sistem, tapi tetap tidak mengubah cara kerja jangka pendek sehingga esensi Dari Komposisi PENERAPAN Konsep e-government tidak tercapai. Dengan demikian investasi yang ditanamkan untuk menerapkan e-government akn menjadi sia-sia</p>
<p>pendapat e-ktp&gt;&gt;</p>
<p>sangat baik,karena nantinya dengan adanya e-ktp semua data seperti npwp, sidik jari, dan indentitas penting lainnya di jadiin satu sehingga tidak perlu membawa berkas-berkas secara terpisah jika kita ingin mengurus sesuatu.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gakpunyablog.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gakpunyablog.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gakpunyablog.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gakpunyablog.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gakpunyablog.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gakpunyablog.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gakpunyablog.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gakpunyablog.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gakpunyablog.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gakpunyablog.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gakpunyablog.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gakpunyablog.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gakpunyablog.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gakpunyablog.wordpress.com/90/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gakpunyablog.wordpress.com&amp;blog=7308504&amp;post=90&amp;subd=gakpunyablog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gakpunyablog.wordpress.com/2010/10/27/tugas-soft-skill-1-manajemen-proyek-dan-resiko/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5f34058b783c678c6c16ebea5c534b38?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gatot harry wibisono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tugas 5 (Pra-Penulisan)</title>
		<link>http://gakpunyablog.wordpress.com/2010/05/28/tugas-5-pra-penulisan/</link>
		<comments>http://gakpunyablog.wordpress.com/2010/05/28/tugas-5-pra-penulisan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 May 2010 13:43:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gatotharrywibisono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tugas Bahasa Indonesia 2]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gakpunyablog.wordpress.com/?p=87</guid>
		<description><![CDATA[1. Pra penulisan karya ilmiah ? Jawab : Tahap persiapan atau prapenulisan adalah ketika penulis menyiapkan diri, mengumpulkan informasi, merumuskan masalah, menentukan fokus, mengolah informasi, menarik tafsiran terhadap realitas yang dihadapinya, berdiskusi, membaca, mengamati, dan lain-lain yang memperkaya masukan kognitif yang akan diproses selanjutnya.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gakpunyablog.wordpress.com&amp;blog=7308504&amp;post=87&amp;subd=gakpunyablog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#000000;">1. Pra penulisan karya ilmiah ?</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Jawab :</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Tahap persiapan atau prapenulisan adalah ketika penulis menyiapkan diri, mengumpulkan informasi, merumuskan masalah, menentukan fokus, mengolah informasi, menarik tafsiran terhadap realitas yang dihadapinya, berdiskusi, membaca, mengamati, dan lain-lain yang memperkaya masukan kognitif yang akan diproses selanjutnya.</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gakpunyablog.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gakpunyablog.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gakpunyablog.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gakpunyablog.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gakpunyablog.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gakpunyablog.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gakpunyablog.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gakpunyablog.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gakpunyablog.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gakpunyablog.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gakpunyablog.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gakpunyablog.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gakpunyablog.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gakpunyablog.wordpress.com/87/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gakpunyablog.wordpress.com&amp;blog=7308504&amp;post=87&amp;subd=gakpunyablog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gakpunyablog.wordpress.com/2010/05/28/tugas-5-pra-penulisan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5f34058b783c678c6c16ebea5c534b38?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gatot harry wibisono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tugas 4 (Metode Ilmiah)</title>
		<link>http://gakpunyablog.wordpress.com/2010/05/28/tugas-4-metode-ilmiah/</link>
		<comments>http://gakpunyablog.wordpress.com/2010/05/28/tugas-4-metode-ilmiah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 May 2010 13:29:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gatotharrywibisono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tugas Bahasa Indonesia 2]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gakpunyablog.wordpress.com/?p=82</guid>
		<description><![CDATA[1. Apa yang dimaksud dengan Metode Ilmiah ? Jawab : Metode Ilmiah merupakan suatu cara sistematis yang digunakan oleh para ilmuwan untuk memecahkan masalah yang dihadapi. Metode ini menggunakan langkah-langkah yang sistematis, teratur dan terkontrol. Pelaksanaan metode ilmiah ini meliputi enam tahap, yaitu: 2. Sebutkan kriteria Metode Ilmiah? Jawab : Berdasarkan fakta Bebas dari prasangka [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gakpunyablog.wordpress.com&amp;blog=7308504&amp;post=82&amp;subd=gakpunyablog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#000000;">1. Apa yang dimaksud dengan Metode Ilmiah ?</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Jawab :</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Metode Ilmiah merupakan suatu cara sistematis yang digunakan oleh para ilmuwan untuk memecahkan masalah yang dihadapi. Metode ini menggunakan langkah-langkah yang sistematis, teratur dan terkontrol. Pelaksanaan metode ilmiah ini meliputi enam tahap, yaitu:<span id="more-82"></span></span></p>
<p><span style="color:#000000;">2. Sebutkan kriteria Metode Ilmiah?</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Jawab :</span></p>
<ul>
<li><span style="color:#000000;">Berdasarkan fakta</span></li>
<li><span style="color:#000000;">Bebas dari prasangka (bias)</span></li>
<li><span style="color:#000000;">Menggunakan prinsip-prinsip analis</span></li>
<li><span style="color:#000000;">Menggunakan hipotesa</span></li>
<li><span style="color:#000000;">Menggunakah ukuran objektif</span></li>
<li><span style="color:#000000;">Menggunakan teknik kuantifikasi</span></li>
</ul>
<p><span style="color:#000000;">3. Sebutkan langkah-langkah Metode Ilmiah?</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Jawab :</span></p>
<ol>
<li><span style="color:#000000;"><em>Merumuskan masalah</em>. Masalah adalah sesuatu yang harus diselesaikan.</span></li>
<li><span style="color:#000000;"><em>Mengumpulkan keterangan</em>, yaitu segala informasi yang mengarah dan dekat pada pemecahan masalah. Sering disebut juga mengkaji teori atau kajian pustaka.</span></li>
<li><span style="color:#000000;"><em>Menyusun hipotesis</em>. Hipotesis merupakan jawaban sementara yang disusun berdasarkan data atau keterangan yang diperoleh selama observasi atau telaah pustaka. </span></li>
<li><span style="color:#000000;"><em>Menguji hipotesis</em> dengan melakukan percobaan atau penelitian.</span></li>
<li><span style="color:#000000;"><em>Mengolah data</em> (hasil) percobaan dengan menggunakan metode statistik untuk menghasilkan kesimpulan. Hasil penelitian dengan metode ini adalah data yang objektif, tidak dipengaruhi subyektifitas ilmuwan peneliti dan universal (dilakukan dimana saja dan oleh siapa saja akan memberikan hasil yang sama).</span></li>
<li><span style="color:#000000;"><em>Menguji kesimpulan</em>. Untuk meyakinkan kebenaran hipotesis melalui hasil percobaan perlu dilakukan uji ulang. Apabila hasil uji senantiasa mendukung hipotesis maka hipotesis itu bisa menjadi kaidah (hukum) dan bahkan menjadi teori.</span></li>
</ol>
<p><span style="color:#000000;"> </span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gakpunyablog.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gakpunyablog.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gakpunyablog.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gakpunyablog.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gakpunyablog.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gakpunyablog.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gakpunyablog.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gakpunyablog.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gakpunyablog.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gakpunyablog.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gakpunyablog.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gakpunyablog.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gakpunyablog.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gakpunyablog.wordpress.com/82/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gakpunyablog.wordpress.com&amp;blog=7308504&amp;post=82&amp;subd=gakpunyablog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gakpunyablog.wordpress.com/2010/05/28/tugas-4-metode-ilmiah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5f34058b783c678c6c16ebea5c534b38?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gatot harry wibisono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tugas 3 (Karya Ilmiah)</title>
		<link>http://gakpunyablog.wordpress.com/2010/05/28/tugas-3-karya-ilmiah/</link>
		<comments>http://gakpunyablog.wordpress.com/2010/05/28/tugas-3-karya-ilmiah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 May 2010 13:16:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gatotharrywibisono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tugas Bahasa Indonesia 2]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gakpunyablog.wordpress.com/?p=80</guid>
		<description><![CDATA[Karangan di bedakan menjadi 3 : Non Ilmiah (Fiksi) Semi Ilmiah Ilmiah Jawab : 1. Non Ilmiah/Fiksi Adalah satu ciri yang pasti ada dalam tulisan fiksi adalah isinya yang berupa kisah rekaan. Kisah rekaan itu dalam praktek penulisannya juga tidak boleh dibuat sembarangan, unsur-unsur seperti penokohan, plot, konflik, klimaks, setting dan sebagainya. Karangan non ilmiah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gakpunyablog.wordpress.com&amp;blog=7308504&amp;post=80&amp;subd=gakpunyablog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#000000;">Karangan di bedakan menjadi 3 :</span></p>
<ol>
<li><span style="color:#000000;">Non Ilmiah (Fiksi)</span></li>
<li><span style="color:#000000;">Semi Ilmiah</span></li>
<li><span style="color:#000000;">Ilmiah</span></li>
</ol>
<p><span style="color:#000000;">Jawab :</span></p>
<p><span style="color:#000000;">1. Non Ilmiah/Fiksi</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Adalah satu ciri yang pasti ada dalam tulisan fiksi adalah isinya yang berupa kisah rekaan. Kisah rekaan itu dalam praktek penulisannya juga tidak boleh dibuat sembarangan, unsur-unsur seperti penokohan, plot, konflik, klimaks, setting dan sebagainya.</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Karangan non ilmiah pun mempunyai karakter, ciri &#8211; ciri dan contoh sebagai berikut:</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Karakter :</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Orang, persona, identitas, atau tokoh yang berasal dari sebuah karya fiksi.</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Ciri-ciri :</span></p>
<ul>
<li><span style="color:#000000;">Isinya yang berupa kisah rekaan.</span></li>
<li><span style="color:#000000;">Bersifat imajinatif</span></li>
</ul>
<p><span style="color:#000000;">Contoh :</span></p>
<ul>
<li><span style="color:#000000;">Novel</span></li>
<li><span style="color:#000000;">Cerpen (Cerita Pendek)</span></li>
<li><span style="color:#000000;">Dongeng</span></li>
<li><span style="color:#000000;">Drama</span></li>
<li><span style="color:#000000;">Roman<span id="more-80"></span></span></li>
</ul>
<p><span style="color:#000000;">2. Semi Ilmiah</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Adalah sebuah penulisan yang menyajikan fakta dan fiksi dalam satu tulisan dan penulisannyapun tidak semiformal tetapi tidak sepenuhnya mengikuti metode ilmiah yang sintesis-analitis karena sering di masukkan karangan non-ilmiah. Maksud dari karangan non-ilmiah tersebut ialah karena jenis Semi Ilmiah memang masih banyak digunakan misal dalam komik, anekdot, dongeng, hikayat, novel, roman dan cerpen.</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Karangan semi ilmiah mempunyai karakteristik dan contoh antara lain:</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Karakteristik :</span></p>
<ul>
<li><span style="color:#000000;">Berada diantara ilmiah dan non ilmiah.</span></li>
</ul>
<p><span style="color:#000000;">Contoh :</span></p>
<ul>
<li><span style="color:#000000;">Artikel</span></li>
<li><span style="color:#000000;">Editorial</span></li>
<li><span style="color:#000000;">Opini</span></li>
<li><span style="color:#000000;">Feuture</span></li>
<li><span style="color:#000000;">Reportase</span></li>
</ul>
<p><span style="color:#000000;">3. Ilmiah</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Ilmiah merupakan karangan yang berisi argumentasi penalaran keilmuan yang dikomunikasikan melalui bahasa tulis yang formal dengan sistematis-methodis. Karangan ilmiah bersifat sistematis dan tidak emosional.</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Karangan ilmiah mempunyai karakteristik, ciri &#8211; ciri dan contoh sebagai berikut:</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Karakteristik :</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Singkat, padat, sederhana, lugas, lancar, dan menarik.</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Ciri-ciri :</span></p>
<ul>
<li><span style="color:#000000;">Merupakan pembahasan suatu hasil penelitian (faktual      objektif ).</span></li>
<li><span style="color:#000000;">Bersifat methodis dan sistematis</span></li>
<li><span style="color:#000000;">Menggunakan laras ilmiah</span></li>
</ul>
<p><span style="color:#000000;">Contoh :</span></p>
<ul>
<li><span style="color:#000000;">Skripsi</span></li>
<li><span style="color:#000000;">Makalah</span></li>
<li><span style="color:#000000;">Laporan</span></li>
<li><span style="color:#000000;">Tesis</span></li>
<li><span style="color:#000000;">Disertasi</span></li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gakpunyablog.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gakpunyablog.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gakpunyablog.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gakpunyablog.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gakpunyablog.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gakpunyablog.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gakpunyablog.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gakpunyablog.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gakpunyablog.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gakpunyablog.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gakpunyablog.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gakpunyablog.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gakpunyablog.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gakpunyablog.wordpress.com/80/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gakpunyablog.wordpress.com&amp;blog=7308504&amp;post=80&amp;subd=gakpunyablog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gakpunyablog.wordpress.com/2010/05/28/tugas-3-karya-ilmiah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5f34058b783c678c6c16ebea5c534b38?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gatot harry wibisono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tugas 2 (Penalaran Induktif)</title>
		<link>http://gakpunyablog.wordpress.com/2010/05/28/tugas-2-penalaran-induktif/</link>
		<comments>http://gakpunyablog.wordpress.com/2010/05/28/tugas-2-penalaran-induktif/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 May 2010 11:42:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gatotharrywibisono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tugas Bahasa Indonesia 2]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gakpunyablog.wordpress.com/?p=73</guid>
		<description><![CDATA[1. Apa yang dimaksud Penalaran Induktif ? Jawab : penalaran yang diambil dari beberapa contoh tertentu lalu di pilah-pilah sehingga diambilah suatu kesimpulan secara umum. Penalaran ini di maksudkan untuk memudahkan suatu masalah-masalah tertentu sehingga yang nantinya pengambilan kesimpulan tersebut dapat digunakan pada masalah lain yang sejenis.Bagaimana penalaran induktif ini bekerja yaitu walaupun beberapa premis [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gakpunyablog.wordpress.com&amp;blog=7308504&amp;post=73&amp;subd=gakpunyablog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>1. Apa yang dimaksud Penalaran Induktif ?</p>
<p>Jawab :</p>
<p>penalaran yang diambil dari beberapa contoh tertentu lalu di pilah-pilah sehingga diambilah suatu kesimpulan secara umum. Penalaran ini di maksudkan untuk memudahkan suatu masalah-masalah tertentu sehingga yang nantinya pengambilan kesimpulan tersebut dapat digunakan pada masalah lain yang sejenis.Bagaimana penalaran induktif ini bekerja yaitu walaupun beberapa premis yang diambil kesimpulannya sah dan juga terbukti, maka kesimpulannya belum tentu dapat di anggap benar, tetapi kesimpulan yang diambil mempunyai probabilitas yang nantinya dapat dikatakan benar.</p>
<p>Pustaka:  :<br />
Bakhtiar, Amsal, Prof. Dr. , <em>Filsafat Ilmu</em>, Rajawali Press, Jakarta, 2004<span id="more-73"></span></p>
<p>2. Sebutkan macam-macam penalaran induktif ?</p>
<p>Jawab :</p>
<p>a. Hubungan Kausal :</p>
<p>Hubungan keterkaitan atau ketergantungan dari dua realitas, konsep, gagaasan, ide, atau permasalahan. Suatu kegiatan tidak dapat mengalami suatu akibat tanpa disertai sebab, atau sebaliknya suatu kegiatan tidak dapat menunjukkan suatu sebab bila belum mengalami akibat.</p>
<p>Contoh :</p>
<ul>
<li>Akibat – Sebab : Andi mendapat nilai IPK 3,8, <em>karena</em> ia selalu rajin mengikuti perkuliahan, latihan mengerjakan soal, dan membaca buku.</li>
</ul>
<p>Penjelasan:</p>
<p>Pada contoh diatas, dimana terdapat <span style="text-decoration:underline;">akiba</span>t, yakni andi mendapatkan nilai 3,8 dan <span style="text-decoration:underline;">sebab</span> yaitu rajin mengikuti perkuliahan, latihan mengerjakan soal dan membaca buku.</p>
<ul>
<li>Sebab – Akibat : Adik sudah siap berangkat ke sekolah, <em>oleh karena itu</em> saya harus bersiap untuk mengantarkannya.</li>
</ul>
<p>Penjelasan:</p>
<p>Pada contoh diatas, dimana terdapat <span style="text-decoration:underline;">sebab,</span> yakni adik sudah siap berangkat ke sekolah dan <span style="text-decoration:underline;">akibat</span> yaitu saya harus bersiap untuk mengantarkannya.</p>
<p>b. Hubungan Analogi :</p>
<p>Adalah hubungan yang mempunyai ciri – ciri sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>Sesuatu yang sama dalam bentuk, susunan, atau fungsi,      tetapi berlainan asal-usulnya sehingga tidak ada hubungan kekerabatan.</li>
<li>Kesepadanan antara bentuk bahasa yang menjadi dasar      terjadinya bentuk lain.</li>
<li>Menyamakan 2 hal yang berbeda, dan mencari persamaannya      untuk meramalkan sesuatu.</li>
<li>Kesamaan sebagian ciri antara dua benda atau hal yang      dapat dipakai untuk dasar perbandingan.</li>
</ul>
<p>Contoh :</p>
<ol>
<li>Ani selalu rajin mengikuti perkuliahan, membaca buku dan latihan mengerjakan tugas yang di berikan oleh dosennya, sehingga dia mendapat IPK 3,8</li>
<li>Brendi jarang masuk kelas untuk mengikuti perkuliahan, jarang membaca buku, dan tidak pernah mengerjakan tugas yang di berikan oleh dosen, sehingga IPK nya hanya 2,0</li>
</ol>
<p>Dari contoh di atas, dapat di simpulkan bahwa itu merupakan suatu contoh analogi, yakni membandingkan 2 hal untuk menentukan kebenarannya.</p>
<p>c. Hubungan Klasifikasi :</p>
<p>Adalah hubungan yang berkaitan dan sering kali digunakan atau dipertukarkan dengan taksonomi.</p>
<p>Contoh:</p>
<p>Diterapkan pada seorang dokter, yakni dokter mengidentifikasi penyakit pasiennya, lalu ia menyimpulkannya.</p>
<p>3. Berikan contoh aplikasi Penalaran Induktif ?</p>
<p>Jawab :</p>
<p>Kelinci mempunyai hidung, kuda mempunyai hidung dan kucing juga mempunyai hidung, jadi setiap hewan mempunyai hidung.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gakpunyablog.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gakpunyablog.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gakpunyablog.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gakpunyablog.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gakpunyablog.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gakpunyablog.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gakpunyablog.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gakpunyablog.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gakpunyablog.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gakpunyablog.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gakpunyablog.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gakpunyablog.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gakpunyablog.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gakpunyablog.wordpress.com/73/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gakpunyablog.wordpress.com&amp;blog=7308504&amp;post=73&amp;subd=gakpunyablog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gakpunyablog.wordpress.com/2010/05/28/tugas-2-penalaran-induktif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5f34058b783c678c6c16ebea5c534b38?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gatot harry wibisono</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
