Pengertian Keamanan Komputer

>> Pengertian Keamanan Komputer
Menurut John D. Howard dalam bukunya “An Analysis of security incidents on the internet” menyatakan bahwa :

Keamanan komputer adalah tindakan pencegahan dari serangan pengguna komputer atau pengakses jaringan yang tidak bertanggung jawab.

Menurut Gollmann pada tahun 1999 dalam bukunya “Computer Security” menyatakan bahwa:

Keamanan komputer adalah berhubungan dengan pencegahan diri dan deteksi terhadap tindakan pengganggu yang tidak dikenali dalam system komputer.

Dalam keamanan sistem komputer yang perlu kita lakukan adalah untuk mempersulit orang lain untuk mengganggu sistem yang kita pakai, baik itu kita menggunakan komputer yang sifatnya stand alone, jaringan local maupun jaringan global. Kita harus memastikan system bisa berjalan dengan baik dan kondusif, selain itu program aplikasinya masih bisa dipakai tanpa ada masalah.
Continue reading

Pengertian Plagiat

Plagiarisme, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, ialah penjiplakan yang melanggar hak cipta, yaitu hak seseorang atas hasil penemuannya yang dilindungi oleh undang-undang. Plagiat adalah pengambilan karangan (pendapat dsb) orang lain dan menjadikannya seolah-olah karangan / pendapat sendiri, misalnya menerbitkan karya tulis orang lain atas nama dirinya sendiri. Orang yang melakukan plagiat disebut plagiator atau penjiplak.

Dengan merujuk pada pengertian-pengertian di atas, maka sebenarnya hampir setiap hari kita menyaksikan plagiarisme, plagiat dan plagiator, baik yang sengaja maupun yang tidak. Para ‘pakar’ dalam berbagai bidang tidak jarang melontarkan pendapat yang sebenarnya merupakan hasil penelitian atau pendapat orang lain sebelumnya untuk menganalisis atau menjelaskan suatu topik aktual di bidang tertentu. Pada umumnya mereka ‘malas’ menjelaskan bahwa analisis atau pendapat itu berasal dari orang lain dan mereka hanya sekedar mengulangi atau meminjam pendapat tersebut. Demikian juga seorang pejabat yang membuka suatu pertemuan ilmiah, bisa mengambil secara tak sengaja pendapat orang lain. Hal itu dapat terjadi, misalnya, apabila konsep sambutan tersebut dibuat oleh orang lain (staf yang dia tunjuk untuk itu), yang barangkali kurang faham akan tatakrama pengutipan pendapat orang lain. Dalam keseharian para peneliti di lingkungannya, plagiarisme bisa terjadi di antara sesama mereka, misalnya melalui diskusi yang bisa melahirkan gagasan-gagasan asli dari seseorang tetapi gagasan-gagasan itu kemudian menjadi ‘milik bersama’ atau milik seseorang yang sebenarnya tidak berhak.

Continue reading

TUGAS 2 ETIKA DAN PROFESI

1. Kompetensi apa yang harus dimiliki seorang network administrator, network engineer, network programmer, database administrator, database designer, profesi lain yang terkait dengan jurusan sistem komputer ?

Jawab:

- Network administrator
Seorang Network administrator hendaknya memiliki kompetensi antara lain:
a. Mencari sumber kesalahan di jaringan dan memperbaikinya
b. Menguasai serta menghubungkan perangkat keras dan sebagainya
c. Memahami Routing
d. Monitor dan administer network security
e. Administer dan melakukan konfigurasi sistem operasi yang mendukung network

- Network engineer
Seorang Network engineer hendaknya memiliki kompetensi antara lain:
a. Menganalisa serta ikut ambil bagian dalam pengembangan standardisasi keamanan dan implementasi mengendalikan untuk keamanan LAN dan WAN
b. Bidang yang bersangkutan dengan internetworking persyaratan layanan untuk beralih dan mengembangkan perangkat keras dan perangkat lunak
c. Melaksanakan komunikasi dan analisa sistem networking serta
Mendesain perencanaan untuk integrasi dan mendukung jaringan pada internet, intranet dan extranet
d. Melaksanakan komunikasi dan analisa sistem networking

-Network programmer
Seorang Network programmer hendaknya memiliki kompetensi antara lain:
Seorang Network programmer hendaknya dapat bekerja dengan vendor jaringan untuk mendukung implementasi atau modifikasi konfigurasi jaringan

- Database administrator
Seorang Database administrator hendaknya memiliki kompetensi antara lain:
a. Mentransfer data
b. Controlling privileges and permissions to database users (Mengontrol hak dan izin untuk pengguna database)
c. Maintaining database and ensuring its availability to users (Memelihara database dan memastikan ketersediaan untuk pengguna)
d. Bertanggung jawab Untuk administrasi dan pemeliharaan teknis yang menyangkut perusahaan dalam pembagian sistem database.

2. Perbedaan teknik informatika, sistem operasi, sistem komputer, software enginering ?

Jawab:

-Teknik Informatika

Teknik Informatika suatu ilmu yang mepelajari mengenai fondasi teoritis tentang perancangan algoritma yang melandasi pengembangan perangkat lunak, hingga kepada perancangan dan pembuatan aplikasi robotika, kecerdasan buatan, dan ilmu lainnya. Ilmu yang dipelajari cukup banyak mengandung unsur matematika dan logika. Lulusan Teknik Informatika memiliki kemampuan merancang dan mengembangkan perangkat lunak canggih untuk menyelesaikan permasalahan yang rumit.

-sistem operasi

Dalam Ilmu komputer, Sistem operasi atau dalam bahasa Inggris: operating system atau OS adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk memberikan abstraksi terhadap kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, yang digunakan oleh software aplikasi seperti program-program pengolah kata dan browser web.

#jenis operasi sistem

-Real-time Operating System
-Multi-user dan Single-user Sistem Operasi
-Multi-tasking dan tasking Sistem Operasi-Single
-Distributed Sistem Operasi
-embeded system

-Sistem Komputer

Sistem komputer adalah suatu jaringan elektronik yang terdiri dari perangkat lunak dan perangkat keras yang melakukan tugas tertentu (menerima input, memproses input, menyimpan perintah-perintah, dan menyediakan output dalam bentuk informasi). Selain itu dapat pula diartikan sebagai elemen-elemen yang terkait untuk menjalankan suatu aktivitas dengan menggunakan komputer.

-Software Engineering

Rekayasa perangkat lunak (RPL, atau dalam bahasa Inggris: Software Engineering atau SE) adalah satu bidang profesi yang mendalami cara-cara pengembangan perangkat lunak termasuk pembuatan, pemeliharaan, manajemen organisasi pengembanganan perangkat lunak dan manajemen kualitas.

IEEE Computer Society mendefinisikan rekayasa perangkat lunak sebagai penerapan suatu pendekatan yang sistematis, disiplin dan terkuantifikasi atas pengembangan, penggunaan dan pemeliharaan perangkat lunak, serta studi atas pendekatan-pendekatan ini, yaitu penerapan pendekatan engineering atas perangkat lunak.

3.

-IT-Forensik

Cabang ilmu forensik digital yang berkaitan dengan bukti-bukti hukum yang ditemukan di komputer dan media penyimpanan digital. Tujuan dari forensik komputer adalah untuk memeriksa media digital secara forensik suara dengan tujuan mengidentifikasi, memelihara, memulihkan, menganalisis dan menyajikan fakta dan pendapat tentang informasi.
Meskipun paling sering dikaitkan dengan penyelidika n dari berbagai kejahatan komputer , forensik komputer dapat juga digunakan dalam proses sipil. Disiplin melibatkan teknik yang mirip dan prinsip-prinsip untuk pemulihan data , tetapi dengan pedoman tambahan dan praktek-praktek yang dirancang untuk menciptakan jejak audit hukum.

-IT Audit

Audit IT sendiri merupakan gabungan dari berbagai macam ilmu, antara lain Traditional Audit, Manajemen Sistem Informasi, Sistem Informasi Akuntansi, Ilmu Komputer, dan Behavioral Science. Audit IT bertujuan untuk meninjau dan mengevaluasi faktor-faktor ketersediaan (availability), kerahasiaan , dan keutuhan dari sistem informasi organisasi.

Audit IT lebih dikenal dengan istilah EDP Auditing (Electronic Data Processing), biasanya digunakan untuk menguraikan dua jenis aktifitas yang berkaitan dengan komputer. Salah satu penggunaan istilah tersebut adalah untuk menjelaskan proses penelahan dan evaluasi pengendalian-pengendalian internal dalam EDP. Jenis aktivitas ini disebut sebagai auditing melalui komputer.

4. GPU -> CUDA -> NVIDIA ? paralel processing ??

Jawab:

Sebuah GPU (Graphical Processing Unit) pada awalnya adalah sebuah prosesor yang berfungsi khusus untuk melakukan rendering pada kartu grafik saja, tetapi seiring dengan semakin meningkatnya kebutuhan rendering, terutama untuk mendekati waktu proses yang realtime /sebagaimana kenyataan sesungguhnya, maka meningkat pula kemampuan prosesor grafik tersebut. akselerasi peningkatan teknologi GPU ini lebih cepat daripada peningkatan teknologi prosesor sesungguhnya (CPU), dan pada akhirnya GPU menjadi General Purpose, yang artinya tidak lagi hanya untuk melakukan rendering saja melainkan bisa untuk proses komputasi secara umum.

penggunaan Multi GPU dapat mempercepat waktu proses dalam mengeksekusi program karena arsitekturnya yang natively parallel. Selain itu Peningkatan performa yang terjadi tidak hanya berdasarkan kecepatan hardware GPU saja, tetapi faktor yang lebih penting adalah cara membuat kode program yang benarbenar bisa efektif berjalan pada Multi GPU.

NVIDIA telah mendukung tren ini dengan merilis CUDA (Compute Unified Device Architecture) perpustakaan antarmuka untuk memungkinkan aplikasi pengembang untuk menulis kode yang dapat di-upload ke kartu berbasis NVIDIA untuk eksekusi oleh’s massal paralel GPU NVIDIA. Hal ini memungkinkan aplikasi pengembang untuk plug di kelas-teraflop, 480-prosesor, kartu berbasis NVIDIA dan upload aplikasi untuk dijalankan di dalam GPU NVIDIA pada kecepatan jauh lebih besar daripada yang mungkin bahkan CPU tercepat tujuan umum pada motherboard. Untuk beberapa ratus dolar saja kita bisa menggunakan CUDA untuk mencapai benar, performa superkomputer pada desktop.

CUDA menawarkan kinerja seperti keuntungan luar biasa yang banyak fungsi dalam Manifold telah kembali direkayasa untuk mengeksekusi sebagai proses paralel dalam CUDA jika kartu tersebut tersedia. Jika kita memiliki kartu NVIDIA CUDA-mampu grafis terinstal di sistem kami, Manifold dapat mengambil keuntungan dari kekuatan fenomenal prosesor NVIDIA massal aliran paralel untuk menjalankan banyak tugas dengan kecepatan jauh lebih besar.

Karena manfaat teknologi NVIDIA dari ekonomi skala besar di pasar game, CUDA-enabled kartu telah menjadi sangat murah untuk kinerja yang mereka berikan. Pada saat penulisan ini CUDA-enabled kartu bisa dibeli dengan harga kurang dari $ 100 untuk kartu sebuah entry-level CUDA-mampu dan mudah di bawah $ 350 untuk kartu kinerja tinggi CUDA-mampu. Sangat mudah dan murah untuk memilih kartu dengan keseimbangan antara kinerja dan biaya yang diinginkan (prosesor streaming lebih berjalan pada clock lebih cepat dengan memori lebih memberikan kinerja yang lebih baik).

CUDA Keterbatasan dan Persyaratan

Ada beberapa kendala penting pada penggunaan CUDA dalam Manifold:

* · ·        Kita harus memiliki kartu NVIDIA CUDA-enabled terpasang di sistem kami. 200 dan 400 seri NVIDIA kartu pada tulisan ini adalah yang paling terkenal CUDA-enabled kartu, tapi lain GPU NVIDIA juga CUDA-mampu (cek dengan situs web NVIDIA dan dengan situs web kartu grafis vendor untuk melihat apakah kartu tertentu adalah CUDA-capable). Hardware berkembang begitu cepat di bawah tekanan ekonomi game-of-skala yang hampir sebelum ini dapat dokumentasi dipublikasikan akan ada bahkan kartu. CUDA-mampu lebih cepat manifold.net industri merekomendasikan mendapatkan Fermi-kelas (400 series) GPU. May as well get the best! Mei juga mendapatkan yang terbaik!
* · ·      Sisanya sistem PC kita harus memiliki kecepatan yang cukup dan kekuatan untuk mendukung kartu NVIDIA. Sebagai contoh, memori harus cukup cepat untuk menangani CUDA bandwidth dan pasokan listrik harus menyediakan daya yang cukup untuk menjalankan kartu NVIDIA (atau kartu) dengan kabel listrik PCI-E tambahan. Konsultasikan apapun, teknologi-terobsesi 14 tahun gamer tua untuk nasihat tentang mengkonfigurasi sesuai “panas” sistem.
* · ·        Kita harus sudah menginstal paling terakhir set NVIDIA driver untuk Windows, yang bisa di-download dari situs web nvidia.com. NVIDIA driver terbaru secara otomatis menginstal perangkat lunak yang diperlukan untuk digunakan CUDA dengan kartu berbasis NVIDIA CUDA-mampu.
* · Jika kita menjalankan sistem Windows 64-bit kita harus telah menginstal NVIDIA 64-bit, CUDA-enabled driver untuk 64-bit sistem Windows kita.
* · ·        Menulis algoritma paralel secara besar-besaran untuk melaksanakan fungsi-fungsi spasial sangat sulit, bahkan untuk manifold.net. Oleh karena itu, pada saat ini hanya beberapa lusin fungsi telah diimplementasikan dalam Manifold yang dapat memanfaatkan CUDA. Banyak lagi yang di jalan.

GPU NVIDIA begitu cepat bahwa komentar rutin dari pengembang adalah bahwa NVIDIA membuat prosesor utama hampir berlebihan, seolah-olah bahkan tercepat multi-core Intel chip diturunkan ke tidak menjadi tetapi prosesor aksesori untuk menangani keyboard dan mouse. Itu bukan hiperbola mengingat bahwa GPU NVIDIA dapat menjalankan pekerjaan 200 atau bahkan 300 kali lebih cepat daripada yang tercepat Intel CPU. Lihat demo di bawah ini untuk contoh.

Keuntungan kecepatan tersebut tidak merupakan tantangan kompetitif yang vendor prosesor tradisional mampu untuk mengabaikan. CUDA adalah yang pertama dari apa yang mungkin menjadi gelombang baru arsitektur massal paralel dari pesaing seperti Intel dan AMD. kode paralel Manifold telah telah tegas ditulis untuk memungkinkan implementasi yang mudah ke depan “banyak-inti” solusi prosesor dari Intel dan AMD yang akan bersaing dengan NVIDIA CUDA.

Sumber:

http://www.snps.its.ac.id/data/makalah/Analisa%20Peningkatan%20Performa%20Multi%20GPU%20pada%20Platform%20CUDA.pdf,  http://georeference.org/doc/nvidia_cuda.htm

http://id.wikipedia.org

http://google.co.id

http://blogspot.com

Perbedaan antara TI-Forensik dan IT-Audit ?

Tugas 3 Resiko Manajemen dan Manajemen Proyek

Resiko

Resiko adalah hal yang tidak akan pernah dapat dihindari pada suatu kegiatan / aktivitas yang idlakukan manusia, termasuk aktivitas proyek pembangunan dan proyek konstyruksi. Karena dalam setiap kegiatan, seperti kegiatan konstruksi, pasti ada berbagai ketidakpastian (uncertainty). Faktor ketidakpastian inilah yang akhirnya menyebabkan timbulnya risiko pada suatu kegiatan. Para ahli mendefinisikan risiko sebagai berikut :

  1. Resiko adalah suatu variasi dari hasil – hasil yang dapat terjadi selama periode tertentu pada kondisi tertentu (William & Heins, 1985).
  2. Resiko adalah sebuah potensi variasi sebuah hasil (William, Smith, Young, 1995).
  3. Resiko adalah kombinasi probabilita suatu kejadian dengan konsekuensi atau akibatnya (Siahaan, 2007).

Continue reading

TUGAS 2 MANAJEMEN PROYEK DAN RESIKO

  1. Jelaskan penggunaan metode critical path methods (CPM) dalam penyelesaian proyek!
  2. Jelaskan prinsip dari metode PERT dalam penyelesaian manajemen proyek!
  3. Bagaimana mengurangi risiko yang timbul dalam pelaksaaan proyek!

Continue reading

Tugas Soft Skill 1 (Manajemen Proyek dan Resiko)

1. Jelaskan konsep manajemen proyek!

2. Jelaskan karakteristik khusus yang membedakan proyek dari kegiatan rutin lainnya!

3. Apa yang membedakan proyek teknologi informasi dengan proyek lain pada umumnya?

4. Berikan 1 contoh nyata dari jenis proyek teknologi informasi yang dilaksanakan oleh pemerintah atau organisasi bisnis! Deskripsikan dengan jelas contoh tersebut!

5. Tulis dalam wartawarga komentar anda tentang proyek yang anda gunakan sebagai contoh no.4 di atas!

Jawaban:

1. a. Manajemen klasik atau manajemen fungsional (General Management)

b. Pemikiran sistem

c. Pendekatan contigency

Penjelasan:

a. Manajemen klasik

Manajemen klasik menjelaskan tugas-tugas manajemen berdasarkan fungsinya, yaitu merencanakan, mengorganisir, memimpin, dan mengendalikan.

Kriteria yang harus dipenuhi:

  • Jasa TI
  • Dokumentasi
  • Prakualifikasi
  • RKS
  • Pemeriksaan dokumen

b. Pemikiran sistem

Adalah pemikiran yang memandangsegala sesuatu dari wawasan totalitas.

Wawasan totalitas: Pengetahuan kita dari dasar hingga yang atas, suatu kegiatan proyek berdasarkan hasil dan pengalaman.

Metodelogi yang erat berhubungan dengan penyelenggaraan proyek adalah:

1. Sistem analisis

2. Sistem engineering

3. Sistem manajemen

c. Pendekatan contigency

Pendekatan yang erat hubungannya dengan situasi dan kondisi yang berarti bahwa tidak ada satupun pendekatan manajemen terbaik yang dapat dipakai untuk mengelola setiap macam kegiatan.

2. – Temporer

- Target

- Unique

- Termination

- Complex (Interdependece)

- Conflict

3. Perbedaan antara proyek teknologi informasi dengan proyek lain diantarnya:

  1. Memiliki obyektif untuk menghasilkan produk-produk yang kerap bersifat intangible (kasat mata), semacam perangkat lunak (software), algoritma, berkas (file), dan lain-lain.
  2. Melibatkan berbagai teknologi yang sangat cepat using, karena perkembangannya yang sedemikian cepat, semacam computer, modem, CAD/CAM, dan lain-lain.
  3. Membutuhkan beragam sumber daya manusia dengan spectrum kompetensi dan keahlian yang bervariasi (mulai daru yang umum, sampai yang ke khusus), seperti data entry, system administrator, programmer, system analys, database specialist, network expert, content manager, dan lain-lain.
  4. Memakai berbagai fasilitas dan perlengkapan atau bahan mentah (raw materials) yang telah dapat di digitasi semacam teks, gambar, audio, dan video.
  5. Menggantungkan diri pada standart-standart kualitas yang belum baku karena sulitnya mengukur segi-segi kualitas yang dapat di mengerti dan di pahami bersama antara berbagai pihak yang berkepentingan dalam proyek.
  6. Mendasarkan proses pada rencana atau kontak kerja yang sangat sulit di kembangkan, sehingga tidak terjadi keraguan dalam menentukan telah selesainya sebuah proyek atau tidak.

4. E-Government yang “juga disebut e-gov, digital government, online government atau dalam konteks tertentu transformational government adalah penggunaan teknologi informasi oleh pemerintah untuk memberikan informasi dan pelayanan bagi warganya, urusan bisnis, serta hal-hal lain yang berkenaan dengan pemerintahan. e-Government dapat diaplikasikan pada legislatif, yudikatif, atau administrasi publik, untuk meningkatkan efisiensi internal, menyampaikan pelayanan publik, atau proses kepemerintahan yang demokratis. Model penyampaian yang utama adalah Government-to-Citizen atau Government-to-Customer (G2C), Government-to-Business (G2B) serta Government-to-Government (G2G). Keuntungan yang paling diharapkan dari e-government adalah peningkatan efisiensi, kenyamanan, serta aksesibilitas yang lebih baik dari pelayanan publik.” (Ref: Wikipedia)

Salah satu pengembangan yang sedang dilaksanakan adalah jaringan JarDikNas.

Walapun keuntungan JarDikNas untuk dunia pendidikan belum begitu jelas, kesempatannya jaringan sebesar ini untuk mulai membuka fasilitas untuk e-Government adalah besar asal ada niat dan dedikasi dari pemerintah.

Contoh proyek teknologi informasi yang di laksanakan oleh pemerintah di anataranya:

#e-goverment>>Upaya untuk mengembangkan penyelenggaraan kepemerintahan yang berbasis (menggunakan) elektronik dalam rangka meningkatkan kualitas layanan publik secara efektif dan efisien.
—-
#e-ktp>>e-KTP didesain dengan metode autentikasi dan pengamanan data tinggi. Hal ini dapat dicapai dengan menanamkan chip di dalam kartu yang memiliki kemampuan autentikasi, enkripsi dan tanda tangan digital.

Autentikasi dua arah dilakukan antara kartu elektronik dan perangkat pembacanya agar kartu dan pembaca dapat dipastikan sah. Sementara enkripsi digunakan untuk melindungi data yang tersimpan di dalam kartu elektronik dan tanda tangan digital untuk menjaga integritas data. Di samping itu, e-KTP dilindungi dengan keamanan pencetakan seperti relief text, microtext, filter image, invisible ink dan warna yang berpendar di bawah sinar ultra violet serta anti copy design.

5. pendapat e-gov>>

Konsep e-government Sangat menguntungkan KARENA akan mempermudah proses pelayanan pemerintah ke Masyarakat. Selain ITU Juga akan memenuhi tuntutan Masyarakat akan kebutuhan Informasi mengenai kegiatan pemerintahan. Namun disisi lain saya ragu terhadap PENERAPAN Konsep e-government ini, karena dikhawatirkan pemerintah hanya mengganggap Konsep e-government Hanya semata-mata otomatisasi sistem, tapi tetap tidak mengubah cara kerja jangka pendek sehingga esensi Dari Komposisi PENERAPAN Konsep e-government tidak tercapai. Dengan demikian investasi yang ditanamkan untuk menerapkan e-government akn menjadi sia-sia

pendapat e-ktp>>

sangat baik,karena nantinya dengan adanya e-ktp semua data seperti npwp, sidik jari, dan indentitas penting lainnya di jadiin satu sehingga tidak perlu membawa berkas-berkas secara terpisah jika kita ingin mengurus sesuatu.

Tugas 5 (Pra-Penulisan)

1. Pra penulisan karya ilmiah ?

Jawab :

Tahap persiapan atau prapenulisan adalah ketika penulis menyiapkan diri, mengumpulkan informasi, merumuskan masalah, menentukan fokus, mengolah informasi, menarik tafsiran terhadap realitas yang dihadapinya, berdiskusi, membaca, mengamati, dan lain-lain yang memperkaya masukan kognitif yang akan diproses selanjutnya.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.